WhatsApp Longgarkan Batasan Chat Grup, Fitur Balasan Diperbarui

9 hours ago 3

Selular.ID – WhatsApp dilaporkan tengah menguji pembaruan fitur percakapan grup yang menghapus salah satu keterbatasan lama terkait sistem balasan pesan (reply), sehingga pengguna dapat merespons pesan secara lebih fleksibel dalam diskusi grup.

Pembaruan ini menjadi bagian dari upaya Meta dalam meningkatkan pengalaman komunikasi di platform perpesanan miliknya.

Laporan menyebutkan bahwa perubahan tersebut berfokus pada peningkatan cara pengguna membalas pesan tertentu di dalam grup.

Selama ini, balasan pada WhatsApp cenderung terikat dalam satu alur sederhana, yang bisa menyulitkan ketika percakapan berlangsung cepat dan melibatkan banyak topik dalam satu waktu.

Dengan pembaruan ini, WhatsApp mengembangkan sistem balasan yang lebih terstruktur, memungkinkan percakapan bercabang atau threaded reply.

Konsep ini merujuk pada model diskusi di mana satu pesan dapat memiliki rangkaian balasan tersendiri tanpa mengganggu alur utama percakapan di grup. Fitur serupa telah lebih dulu diterapkan pada platform lain.

Dalam konteks persaingan, langkah ini menempatkan WhatsApp lebih dekat dengan fitur yang telah tersedia di Telegram dan iMessage.

Kedua layanan tersebut dikenal memiliki sistem pengelolaan percakapan yang lebih fleksibel, terutama dalam grup dengan jumlah anggota besar dan aktivitas tinggi.

Perubahan pada fitur balasan ini juga mencerminkan evolusi kebutuhan pengguna. Seiring meningkatnya penggunaan grup untuk koordinasi kerja, komunitas, hingga diskusi berbasis proyek, kebutuhan akan struktur percakapan yang lebih rapi menjadi semakin penting.

Tanpa pengelompokan balasan, pesan dapat dengan cepat tenggelam dalam arus percakapan yang padat.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, platform ini mulai menambahkan berbagai kemampuan baru seperti komunitas (Communities), peningkatan kapasitas grup, serta fitur berbagi file yang lebih besar. Pengembangan threaded reply menjadi bagian dari transformasi tersebut.

Dari sisi teknis, implementasi sistem balasan bercabang membutuhkan pengelolaan metadata pesan yang lebih kompleks.

Setiap balasan harus terhubung dengan pesan induk (parent message), sehingga aplikasi dapat menampilkan struktur percakapan secara hierarkis tanpa mengorbankan performa.

Hal ini juga berkaitan dengan sinkronisasi data lintas perangkat, mengingat WhatsApp kini mendukung multi-device.

Selain meningkatkan keterbacaan percakapan, fitur ini juga berpotensi mendukung penggunaan WhatsApp dalam skenario yang lebih luas, termasuk kolaborasi tim dan komunikasi organisasi.

Dengan struktur diskusi yang lebih jelas, pengguna dapat mengikuti topik tertentu tanpa harus menelusuri seluruh isi chat.

Langkah pengembangan ini juga memperlihatkan bagaimana Meta terus menyesuaikan WhatsApp terhadap dinamika pasar aplikasi perpesanan.

Persaingan dengan Telegram dan layanan lain mendorong inovasi tidak hanya pada fitur baru, tetapi juga pada penyempurnaan pengalaman pengguna yang sudah ada.

Hingga saat ini, pembaruan tersebut masih dalam tahap pengujian dan belum tersedia secara luas untuk seluruh pengguna.

WhatsApp umumnya merilis fitur baru secara bertahap, dimulai dari versi beta sebelum akhirnya diluncurkan ke publik secara global.

Baca Juga:Pesan di WhatsApp Nantinya Bisa Dijadwalkan Para Pengguna

Pengembangan fitur balasan yang lebih fleksibel menunjukkan arah evolusi WhatsApp sebagai platform komunikasi yang tidak hanya fokus pada pesan instan sederhana, tetapi juga pada pengelolaan percakapan yang lebih kompleks dan terstruktur, sejalan dengan kebutuhan pengguna modern.

Read Entire Article
Global Food