Selular.ID – Samsung Electronics memimpin pasar smartphone Eropa sepanjang 2025, berdasarkan laporan lembaga riset pasar Omdia.
Dalam periode tersebut, Samsung mencatatkan pangsa pasar terbesar di kawasan Eropa, sementara Apple dan Honor menjadi dua merek dengan pertumbuhan tahunan tertinggi di antara lima besar vendor.
Data Omdia menunjukkan pasar smartphone Eropa pada 2025 kembali mencatat pertumbuhan setelah periode tekanan akibat inflasi dan penurunan daya beli dalam dua tahun sebelumnya.
Total pengiriman (shipment) perangkat meningkat dibandingkan 2024, didorong oleh siklus pembaruan perangkat (replacement cycle) dan meningkatnya permintaan model premium serta perangkat 5G.
Samsung Electronics mempertahankan posisi teratas dengan pangsa pasar sekitar sepertiga dari total pengiriman di kawasan tersebut.
Kinerja ini ditopang oleh portofolio yang merata di segmen premium melalui lini Galaxy S dan Galaxy Z, serta volume besar di kelas menengah melalui seri Galaxy A.
Strategi distribusi luas di Eropa Barat dan Eropa Timur juga menjadi faktor penopang konsistensi pengiriman perusahaan asal Korea Selatan itu.

Di posisi kedua, Apple mencatatkan pertumbuhan tahunan paling signifikan di antara lima besar vendor.
Kinerja Apple terutama didorong oleh permintaan kuat terhadap lini iPhone generasi terbaru, serta peningkatan kontribusi model Pro di sejumlah negara Eropa Barat.
Canalys mencatat bahwa segmen premium—perangkat dengan harga di atas 800 dolar AS—menjadi motor pertumbuhan utama Apple sepanjang tahun.
Sementara itu, Honor menempati posisi sebagai salah satu merek dengan laju pertumbuhan tercepat.
Setelah memperluas jaringan distribusi dan memperkuat portofolio di kelas menengah hingga premium, Honor berhasil meningkatkan volume pengiriman secara dua digit dibandingkan tahun sebelumnya.
Ekspansi agresif di pasar seperti Spanyol, Italia, dan beberapa negara Eropa Tengah memperkuat posisi perusahaan dalam jajaran lima besar.

Selain Samsung, Apple, dan Honor, daftar lima besar vendor smartphone Eropa 2025 juga mencakup Xiaomi dan Motorola. Xiaomi mempertahankan volume besar di segmen harga terjangkau dan menengah, meski pertumbuhannya relatif lebih moderat.
Motorola, yang berada di bawah naungan Lenovo, mencatat stabilitas pengiriman dengan strategi fokus pada perangkat 5G bernilai kompetitif.
Omdia menyoroti bahwa dinamika pasar Eropa pada 2025 semakin dipengaruhi oleh diferensiasi fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) di perangkat.
Vendor yang mampu menghadirkan optimalisasi perangkat lunak, pemrosesan gambar berbasis AI, serta efisiensi daya pada chipset terbaru, cenderung memperoleh respons positif dari konsumen.
Selain itu, regulasi Uni Eropa terkait keberlanjutan, termasuk aturan ekodesain dan kewajiban dukungan pembaruan perangkat lunak yang lebih panjang, turut membentuk strategi produk para produsen.

Di sisi distribusi, kanal ritel offline tetap berperan penting di sejumlah negara Eropa Selatan dan Timur, sementara penjualan online terus tumbuh di Eropa Barat.
Operator telekomunikasi juga menjadi mitra strategis, terutama untuk mendorong adopsi perangkat premium melalui skema cicilan dan bundling paket 5G.
Pemulihan pasar pada 2025 mencerminkan stabilisasi kondisi makroekonomi kawasan setelah periode tekanan inflasi tinggi.
Siklus penggantian perangkat yang tertunda pada 2022–2023 mulai terealisasi, menciptakan lonjakan permintaan terutama di segmen menengah dan atas.
Dalam konteks ini, Samsung memanfaatkan portofolio luas dan jaringan distribusi mapan, sementara Apple dan Honor memaksimalkan momentum pertumbuhan melalui inovasi produk dan ekspansi pasar.
Laporan Omdia tersebut menegaskan bahwa persaingan di pasar smartphone Eropa semakin terkonsolidasi di antara lima besar vendor.
Perusahaan yang mampu menyeimbangkan inovasi teknologi, kepatuhan regulasi regional, dan strategi harga kompetitif berpeluang mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar pada 2026, seiring konsumen Eropa yang semakin selektif terhadap kualitas, durabilitas, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Baca Juga: Top 5 India: Smartphone Premium Meroket

















































