Selular.ID – Tecno memperkenalkan konsep ponsel modular dalam ajang Mobile World Congress 2026 (MWC 2026) yang digelar di Barcelona, awal Maret 2026.
Perangkat konsep ini menampilkan pendekatan desain modular yang memungkinkan pengguna menambahkan atau melepas modul perangkat keras tertentu sesuai kebutuhan, tanpa harus mengganti seluruh unit ponsel.
Konsep tersebut dipamerkan sebagai bagian dari eksplorasi inovasi Tecno di ranah desain dan pengalaman pengguna.
Dalam demonstrasinya di MWC 2026, Tecno menunjukkan bagaimana modul tambahan dapat dipasang secara magnetis ke bodi belakang perangkat, menghadirkan fungsi ekstra seperti peningkatan kamera atau baterai tambahan.
Menurut informasi yang dipaparkan Tecno di lokasi pameran, sistem modular ini memanfaatkan konektor magnetik terintegrasi yang memungkinkan modul terpasang dengan presisi sekaligus menjaga stabilitas koneksi daya dan data.
Pendekatan ini dirancang untuk mempermudah proses pemasangan tanpa memerlukan alat khusus atau prosedur teknis yang rumit.
Konsep modular bukan hal baru dalam industri smartphone, namun implementasinya sering kali terkendala pada aspek desain, kompatibilitas, serta adopsi pasar.
Beberapa produsen sebelumnya pernah memperkenalkan pendekatan serupa, tetapi tidak berlanjut menjadi produk massal.
Tecno melalui konsep terbarunya mencoba menghadirkan pendekatan yang lebih ringkas dan terintegrasi dengan desain perangkat modern.
Dalam demonstrasi di MWC 2026, Tecno memperlihatkan setidaknya dua jenis modul tambahan.
Salah satunya adalah modul kamera eksternal yang dapat meningkatkan kemampuan fotografi, terutama dalam aspek zoom optik.
Modul ini dipasang langsung pada bagian belakang perangkat, terhubung melalui sistem magnetik yang telah disematkan pada bodi utama.
Modul lainnya berupa aksesori daya yang berfungsi sebagai ekstensi baterai, ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan mobilitas tinggi.
Secara teknis, sistem modular tersebut dirancang agar tetap mempertahankan dimensi perangkat yang relatif tipis ketika tidak digunakan bersama modul tambahan.
Artinya, pengguna dapat memilih konfigurasi standar untuk penggunaan sehari-hari, lalu menambahkan modul tertentu saat diperlukan, misalnya ketika melakukan pengambilan gambar jarak jauh atau aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.
Tecno tidak menyebutkan secara rinci spesifikasi teknis lengkap dari perangkat konsep ini, termasuk kapasitas baterai bawaan atau jenis sensor kamera yang digunakan.
Perusahaan juga belum mengonfirmasi apakah konsep modular tersebut akan dikomersialisasikan dalam waktu dekat atau masih berada pada tahap riset dan pengembangan.
Partisipasi Tecno di MWC 2026 menunjukkan upaya perusahaan untuk memperkuat citra inovatif di pasar global.
MWC sendiri merupakan ajang tahunan industri telekomunikasi yang diikuti berbagai vendor teknologi untuk memamerkan perangkat, konsep, serta roadmap produk terbaru.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tecno semakin aktif menampilkan konsep desain eksperimental di ajang ini sebagai bagian dari strategi memperluas eksposur merek di luar pasar tradisionalnya.
Pendekatan modular yang ditampilkan Tecno juga mencerminkan tren eksplorasi personalisasi perangkat di industri smartphone.
Di tengah persaingan ketat dan siklus pembaruan tahunan yang semakin seragam, produsen mencari diferensiasi melalui desain, material, serta fitur tambahan yang dapat meningkatkan fleksibilitas penggunaan.
Hingga saat ini, Tecno belum mengumumkan jadwal produksi massal atau ketersediaan komersial dari ponsel modular tersebut.
Perangkat yang dipamerkan di MWC 2026 masih dikategorikan sebagai konsep, sehingga spesifikasi dan desain akhirnya berpotensi mengalami perubahan apabila masuk tahap produksi.
Ke depan, realisasi konsep ini akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kesiapan rantai pasok, respons pasar, serta efisiensi biaya produksi modul tambahan.
Baca Juga:Tecno Camon 50 Series Dijual 5 Jutaan di Indonesia, Andalkan AI Imaging
MWC 2026 menjadi panggung awal bagi Tecno untuk menguji respons industri dan konsumen terhadap pendekatan modular yang kembali diangkat ke permukaan pasar smartphone global.


















































