Strava Tambah Lima Olahraga, Kini Lebih dari 50 Jenis

12 hours ago 4

Selular.ID – Strava, aplikasi kebugaran berbasis komunitas dengan lebih dari 180 juta pengguna global, pada 20 Februari 2026 mengumumkan penambahan lima jenis olahraga baru ke dalam platformnya.

Pembaruan ini memungkinkan pengguna merekam aktivitas Padel, Basket, Voli, Kriket, dan Tari secara langsung melalui menu pilihan aktivitas, tanpa lagi mengkategorikannya sebagai “Workout” umum.

Dengan penambahan tersebut, Strava kini mendukung lebih dari 50 jenis olahraga di dalam aplikasinya. Perusahaan menyatakan bahwa pembaruan ini dirilis untuk menjawab tingginya minat komunitas terhadap kelima aktivitas tersebut, sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan data olahraga di platform.

Strava menjelaskan bahwa selama ini sejumlah aktivitas seperti padel atau tari sering direkam sebagai “Workout” karena belum tersedia kategori khusus. Hal ini berdampak pada granularitas data, termasuk metrik performa dan analitik aktivitas yang menjadi fitur utama aplikasi.

Dengan kategori spesifik, pengguna dapat memperoleh pencatatan yang lebih presisi sesuai karakteristik olahraga masing-masing.

Penambahan lima olahraga ini juga mencerminkan dinamika tren aktivitas fisik global. Padel, misalnya, dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat di berbagai negara.

Basket dan voli termasuk olahraga tim populer yang sering dimainkan secara rekreasional. Kriket memiliki basis komunitas besar di sejumlah wilayah, sementara tari semakin diakui sebagai aktivitas kebugaran dengan intensitas fisik signifikan.

Sebagai platform pelacakan aktivitas berbasis GPS dan analitik kebugaran, Strava mengandalkan kategorisasi olahraga untuk mengoptimalkan fitur seperti statistik performa, segment tracking, hingga insight komunitas.

Dengan jenis olahraga yang lebih spesifik, sistem dapat menyesuaikan parameter pengukuran yang relevan, termasuk durasi, intensitas, serta pola gerakan yang berbeda antara satu cabang olahraga dan lainnya.

Strava tidak mengumumkan perubahan pada skema berlangganan terkait pembaruan ini. Artinya, lima jenis olahraga baru tersebut tersedia untuk seluruh pengguna, baik akun gratis maupun pelanggan berbayar.

Model ini konsisten dengan pendekatan Strava dalam memperluas akses pencatatan aktivitas, sementara fitur analitik lanjutan tetap menjadi bagian dari layanan berlangganan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Strava memperluas posisinya dari sekadar aplikasi lari dan bersepeda menjadi platform kebugaran multi-olahraga. Ekspansi kategori aktivitas menjadi bagian dari strategi tersebut.

Dengan lebih dari 50 jenis olahraga yang kini tersedia, Strava memperkuat diferensiasinya sebagai platform pencatatan aktivitas fisik lintas disiplin.

Secara teknologi, penambahan kategori olahraga tidak hanya berdampak pada tampilan antarmuka pengguna, tetapi juga pada pengolahan data di sisi backend. Setiap jenis olahraga memiliki parameter berbeda dalam hal estimasi kalori, pola intensitas, dan struktur sesi latihan.

Dengan kategorisasi yang tepat, sistem Strava dapat memproses data aktivitas secara lebih kontekstual.

Strava juga menyampaikan bahwa perusahaan akan terus menambah pilihan olahraga dalam waktu dekat. Pernyataan ini menunjukkan roadmap pengembangan yang berfokus pada diversifikasi aktivitas, sejalan dengan kebutuhan komunitas globalnya yang semakin beragam.

Pembaruan ini hadir di tengah meningkatnya adopsi aplikasi kebugaran digital, terutama yang terintegrasi dengan perangkat wearable seperti jam tangan pintar dan fitness tracker. Dukungan jenis olahraga yang lebih luas berpotensi meningkatkan interoperabilitas data antara Strava dan perangkat mitra, sekaligus memperkaya ekosistem kebugaran digital.

Dengan lebih dari 180 juta pengguna di seluruh dunia, Strava memposisikan komunitas sebagai pusat pengembangan produk. Penambahan lima olahraga baru ini menjadi contoh bagaimana umpan balik pengguna diterjemahkan menjadi pembaruan fitur yang konkret, sekaligus memperluas kapabilitas platform dalam mendukung gaya hidup aktif berbasis data.

Baca Juga: Waspada! Fitbit dan Strava Mungkin Melacak Lebih Dari Lari

Read Entire Article
Global Food