Samsung Pimpin Pasar DRAM Global Q4 2025

16 hours ago 4

Selular.ID – Samsung kembali merebut posisi teratas pasar Dynamic Random Access Memory (DRAM) global pada kuartal keempat 2025, berdasarkan laporan industri pada 22 Februari 2026.

Kinerja tersebut menandai perubahan peta persaingan memori semikonduktor setelah sebelumnya posisi teratas sempat ditempati pesaing dari Amerika Serikat.

Pemulihan harga memori dan peningkatan permintaan untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI), pusat data, serta server menjadi faktor utama yang mendorong pendapatan produsen DRAM pada periode Oktober–Desember 2025.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Samsung berhasil meningkatkan pendapatan dan pangsa pasar, sehingga kembali memimpin industri DRAM secara global.

Pasar DRAM merupakan segmen penting dalam industri semikonduktor karena menjadi komponen utama pada server, PC, smartphone, hingga perangkat komputasi berperforma tinggi.

Fluktuasi harga DRAM sangat dipengaruhi oleh siklus pasokan dan permintaan global, termasuk kebutuhan infrastruktur AI yang melonjak sejak 2023.

Data industri yang dikutip menunjukkan bahwa kenaikan harga rata-rata jual (average selling price/ASP) pada kuartal keempat 2025 turut mendorong pertumbuhan pendapatan vendor memori.

Permintaan dari hyperscaler dan perusahaan teknologi besar untuk server AI berbasis GPU meningkatkan kebutuhan modul DRAM berkapasitas besar dan bandwidth tinggi, termasuk standar terbaru seperti DDR5 dan High Bandwidth Memory (HBM).

Samsung Electronics selama 2025 memperluas produksi memori berteknologi canggih, termasuk HBM generasi terbaru yang dirancang untuk mendukung akselerator AI.

Produk HBM memiliki keunggulan pada kecepatan transfer data tinggi dan efisiensi daya, sehingga banyak digunakan dalam sistem komputasi performa tinggi dan pelatihan model AI skala besar.

Kembalinya Samsung ke posisi puncak juga tidak terlepas dari strategi penyesuaian produksi pada periode pelemahan pasar sebelumnya.

Saat industri memori mengalami koreksi tajam pada 2023 hingga awal 2024 akibat kelebihan pasokan, sejumlah produsen melakukan pengurangan output untuk menstabilkan harga.

Ketika permintaan kembali pulih pada 2025, produsen dengan kesiapan kapasitas dan portofolio produk yang relevan terhadap kebutuhan AI memperoleh keuntungan lebih besar.

Selain Samsung, pemain utama lain di industri DRAM global mencakup perusahaan asal Amerika Serikat dan Taiwan.

Persaingan berlangsung ketat terutama pada segmen memori untuk server dan pusat data, yang menjadi motor pertumbuhan utama dibandingkan pasar PC dan smartphone yang relatif lebih stabil.

Laporan industri juga mencatat bahwa peningkatan belanja infrastruktur AI oleh perusahaan teknologi global berdampak langsung pada rantai pasok semikonduktor, termasuk produsen wafer, penyedia peralatan litografi, dan perusahaan desain chip.

Dalam ekosistem tersebut, DRAM berperan penting sebagai penopang performa sistem komputasi berbasis AI karena kapasitas dan kecepatan memori sangat menentukan efisiensi pemrosesan data.

Secara regional, Korea Selatan tetap menjadi pusat produksi utama memori global melalui Samsung Electronics dan SK hynix.

Pemerintah Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir juga memperkuat dukungan kebijakan untuk industri semikonduktor melalui insentif investasi dan pengembangan riset, guna menjaga daya saing terhadap Amerika Serikat dan Tiongkok.

Pemulihan posisi Samsung pada kuartal keempat 2025 memperlihatkan bagaimana dinamika siklus industri memori dapat berubah dalam waktu relatif singkat, dipengaruhi oleh permintaan teknologi baru seperti AI generatif dan komputasi awan.

Baca Juga:SMIC Terjepit Kelangkaan DRAM, Ambisi Chip Tiongkok Hadapi Tembok Baru

Ke depan, keberlanjutan permintaan server AI dan stabilitas harga memori akan menjadi faktor penentu dalam mempertahankan kepemimpinan pasar DRAM global sepanjang 2026.

Read Entire Article
Global Food