Selular.ID – Persaingan iPhone 18 Pro vs Samsung Galaxy S26 Ultra semakin panas setelah Apple resmi memperkenalkan flagship terbarunya pada September 2026.
Apple membawa chip A20 Pro 2nm dan kamera 48 MP dengan variable aperture, sedangkan Samsung Galaxy S26 Ultra melawan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, layar lebih besar serta kamera utama 200 MP.
Kedua smartphone premium tersebut menawarkan pendekatan berbeda.
Apple mengandalkan peningkatan efisiensi chipset, sistem kamera baru dan daya tahan baterai, sementara Samsung mempertahankan keunggulannya pada layar besar, resolusi tinggi dan kamera beresolusi jumbo.
Di atas kertas, perbedaan keduanya cukup signifikan sehingga pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengguna.
iPhone 18 Pro Lebih Ringkas, Galaxy S26 Ultra Lebih Jumbo
Dari dimensinya, iPhone 18 Pro memiliki tinggi 150 mm, lebar 71,9 mm dan ketebalan 8,75 mm dengan bobot 211 gram. Layarnya berukuran 6,3 inci dengan resolusi 2.622 x 1.206 piksel.
Sebaliknya, Samsung Galaxy S26 Ultra memiliki bodi lebih besar dengan tinggi 163,6 mm dan lebar 78,1 mm.
Menariknya, bodinya justru lebih tipis, yakni 7,99 mm, meskipun bobotnya sedikit lebih berat pada 214 gram.
Galaxy S26 Ultra juga menawarkan layar 6,7 inci dengan resolusi 3.120 x 1.440 piksel.
Artinya, berdasarkan data tersebut, iPhone 18 Pro lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan flagship relatif ringkas.
Galaxy S26 Ultra menawarkan area layar lebih luas bagi pengguna yang banyak menikmati konten, bermain game maupun bekerja melalui smartphone.
Baca juga:
- iPhone 18 Pro Indonesia Beda dari Negara Lain, Tetap Punya Slot SIM Fisik
- Mengapa Samsung Galaxy S26 Ultra Menjadi HP Flagship Daily Driver Terbaik 2026?
A20 Pro 2nm vs Snapdragon 8 Elite Gen 5
Pertarungan semakin menarik pada sektor performa.
Apple membekali iPhone 18 Pro dengan A20 Pro yang menggunakan teknologi proses 2 nanometer.
Teknologi fabrikasi tersebut menjadi salah satu peningkatan penting generasi terbaru iPhone dan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komputasi sekaligus efisiensi.
Samsung Galaxy S26 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy.
Keduanya sama-sama berada di kelas flagship, tetapi data yang tersedia belum menyertakan hasil benchmark langsung dengan metodologi yang sama.
Karena itu, belum cukup dasar untuk menyimpulkan salah satunya mutlak lebih kencang hanya berdasarkan spesifikasi chipset.
Apple juga memberikan empat pilihan penyimpanan untuk iPhone 18 Pro, yaitu 256GB, 512GB, 1TB hingga 2TB. Galaxy S26 Ultra tersedia dalam konfigurasi 256GB, 512GB dan maksimal 1TB.
Kamera 48 MP Apple Lawan 200 MP Samsung
Sektor kamera menjadi salah satu arena pertarungan utama iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra.
Apple membawa Kamera Utama Fusion 48 MP dengan variable aperture. Untuk pertama kalinya pada iPhone, pengguna mendapatkan kontrol aperture yang memungkinkan kamera menyesuaikan kedalaman bidang dan pencahayaan.
Sistem tersebut menggunakan enam bilah yang dipotong menggunakan laser untuk berpindah di antara aperture berbeda.
Alih-alih sekadar mengejar jumlah megapiksel, Apple menawarkan fleksibilitas pengaturan cahaya dan karakter foto.
Samsung mengambil pendekatan berbeda.
Galaxy S26 Ultra mengandalkan kamera utama 200 MP dengan aperture lebih luas dan fitur noise reduction.
Kamera tersebut dirancang untuk menghasilkan foto dan video yang tetap jernih ketika digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Samsung juga memperkuat pengalaman fotografi dengan Galaxy AI, termasuk kemampuan membantu pengguna melakukan pengeditan foto secara lebih cepat.
Namun resolusi 200 MP tidak otomatis membuat kamera Samsung selalu menghasilkan foto lebih baik dibandingkan kamera 48 MP milik Apple.
Sensor, lensa, pemrosesan gambar, aperture dan algoritma komputasional juga menentukan hasil akhir.
Baterai iPhone 18 Pro Makin Ngebut
Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu digunakan untuk pemutaran video hingga 34 jam berkat desain baterai baru dan peningkatan efisiensi.
Pengisian dayanya dapat mencapai 50% dalam waktu sekitar 15 menit melalui kabel. Sementara pengisian nirkabel membutuhkan sekitar 30 menit untuk mencapai 50%.
Galaxy S26 Ultra diklaim mampu mencapai 69% dalam waktu sekitar 30 menit melalui pengisian kabel.
Angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung untuk menentukan smartphone mana yang mengisi daya lebih cepat sampai penuh karena persentase dan durasi pengujian yang diberikan berbeda.
iPhone 18 Pro atau Galaxy S26 Ultra?
Jika hanya melihat spesifikasi yang tersedia, pertarungan keduanya tidak menghasilkan satu pemenang mutlak.
iPhone 18 Pro unggul secara karakteristik bagi pengguna yang mencari bodi lebih ringkas, pilihan penyimpanan hingga 2TB, chip A20 Pro 2nm dan kamera dengan variable aperture.
Sementara Galaxy S26 Ultra menawarkan layar 6,7 inci beresolusi lebih tinggi, bodi lebih tipis, kamera utama 200 MP dan dukungan fitur pengolahan foto berbasis Galaxy AI.
| Layar | 6,3 inci | 6,7 inci |
| Resolusi | 2.622 x 1.206 | 3.120 x 1.440 |
| Chipset | A20 Pro 2nm | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy |
| Kamera utama | Fusion 48 MP, variable aperture | 200 MP |
| Penyimpanan | 256GB–2TB | 256GB–1TB |
| Berat | 211 gram | 214 gram |
| Ketebalan | 8,75 mm | 7,99 mm |
| Pengisian | 50% sekitar 15 menit | 69% sekitar 30 menit |
Pada akhirnya, iPhone 18 Pro vs Samsung Galaxy S26 Ultra bukan sekadar perang angka megapiksel atau spesifikasi chipset.
Apple menawarkan flagship yang lebih ringkas dengan perubahan besar pada kamera dan prosesor, sedangkan Samsung mempertahankan formula Ultra melalui layar jumbo, kamera 200 MP dan integrasi AI.
Persaingan dua smartphone flagship tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perang Apple dan Samsung pada 2026 semakin bergeser dari sekadar spesifikasi hardware menuju efisiensi chip, fotografi komputasional dan kecerdasan buatan.
















































