Jakarta, CNN Indonesia --
DPR bersama pemerintah menggelar pembahasan terkait percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) dan percepatan investasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6).
Dalam pertemuan itu, hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, serta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
"Pada hari ini, di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia kami telah melakukan diskusi, koordinasi cukup panjang dari pagi tadi dengan pihak pemerintah," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dasco mengatakan dalam pertemuan itu, dibahas terkait upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membicarakan tata kelola ekspor yang akan dijalankan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) serta tata kelola sumber daya mineral di bawah Kementerian ESDM.
"Kami juga berdiskusi bagaimana membuat aturan-aturan untuk percepatan-percepatan izin-izin investasi," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dony menjelaskan DSI akan mulai beroperasi sebagai perantara tunggal ekspor sumber daya alam mulai Juni hingga 31 Desember 2026
Dony mengatakan kebijakan tersebut bertujuan memastikan tidak terjadi praktik underinvoicing maupun transfer pricing dalam ekspor sumber daya alam Indonesia.
"Tugas kita adalah memastikan bahwa tidak terjadi underinvoicing dan juga transfer pricing di dalam ekspor dari sumber daya alam yang kita miliki dan tentu saja di dalam pelaksanaannya kami akan melakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Ia mengatakan kontrak-kontrak ekspor yang telah dimiliki perusahaan tetap berjalan seperti biasa selama tidak ditemukan praktik under invoicing dan transfer pricing.
"Kita sedang mendevelop satu sistem digitalisasi untuk memastikan bahwa seluruh transaksi sumber daya alam kita itu dilakukan secara wajar dan transparan," katanya.
(yoa/fra)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
11














































