Selular.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkuat program gentengisasi melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai bagian dari dukungan terhadap penyediaan hunian layak dan berkualitas bagi masyarakat.
Inisiatif ini diumumkan BRI melalui kanal resmi perusahaan sebagai langkah konkret memperluas akses pembiayaan sektor perumahan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang konstruksi dan bahan bangunan.
Dalam keterangan resminya, BRI menjelaskan bahwa penguatan program gentengisasi dilakukan melalui optimalisasi penyaluran KUR Perumahan kepada pelaku usaha yang terlibat dalam rantai pasok pembangunan dan renovasi rumah.
Skema ini memungkinkan pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan dengan bunga terjangkau sesuai ketentuan pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi maupun distribusi material seperti genteng dan komponen konstruksi lainnya.
Program gentengisasi sendiri merupakan upaya mendorong peningkatan kualitas atap rumah masyarakat, terutama bagi hunian yang sebelumnya menggunakan material kurang layak.
Dengan dukungan pembiayaan KUR Perumahan, pelaku usaha dapat memperluas jangkauan distribusi material atap yang lebih aman dan tahan lama, sekaligus mendukung target peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah.
BRI menegaskan bahwa KUR Perumahan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam mempercepat penyediaan rumah layak huni.
Skema ini tidak hanya menyasar pengembang skala kecil, tetapi juga kontraktor lokal, toko bangunan, hingga produsen material yang berperan dalam pembangunan dan renovasi rumah.
Melalui pendekatan tersebut, dampak ekonomi diharapkan menjangkau lebih luas, termasuk penciptaan lapangan kerja di sektor konstruksi.
Secara nasional, program KUR berada di bawah koordinasi pemerintah dan melibatkan sejumlah bank penyalur, termasuk BRI sebagai salah satu kontributor utama.
BRI mencatat bahwa penyaluran KUR secara keseluruhan terus diarahkan untuk mendukung sektor produktif, termasuk sektor perumahan yang memiliki efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam implementasinya, BRI memastikan proses penyaluran KUR Perumahan mengikuti prinsip kehati-hatian perbankan. Calon debitur tetap melalui proses analisis kelayakan usaha sebelum pembiayaan disetujui.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas portofolio kredit sekaligus memastikan dana benar-benar digunakan untuk aktivitas produktif sesuai tujuan program.
BRI juga menyampaikan bahwa penguatan program gentengisasi sejalan dengan strategi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penyediaan hunian yang layak tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan keselamatan penghuni, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Dalam konteks yang lebih luas, akses terhadap pembiayaan perumahan menjadi bagian dari agenda inklusi keuangan nasional.
Sebagai bank dengan jaringan luas hingga pelosok daerah, BRI memanfaatkan infrastruktur kantor cabang dan unit kerja mikro untuk menjangkau pelaku usaha di sektor konstruksi skala kecil.
Pendekatan ini dinilai efektif untuk mempercepat distribusi pembiayaan sekaligus mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat yang sebelumnya belum terjangkau layanan keuangan formal.
Selain aspek pembiayaan, BRI juga mendorong literasi keuangan bagi debitur KUR Perumahan agar mampu mengelola arus kas usaha secara lebih baik.
Edukasi ini mencakup pemahaman mengenai kewajiban pembayaran cicilan, pengelolaan stok material, hingga pencatatan keuangan sederhana.
Dengan pengelolaan usaha yang lebih terstruktur, risiko kredit dapat ditekan dan keberlanjutan usaha lebih terjaga.
Penguatan program gentengisasi melalui KUR Perumahan menunjukkan peran aktif BRI dalam mendukung agenda pembangunan sektor perumahan nasional.
Dukungan pembiayaan yang terstruktur dan terjangkau diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem usaha kecil di sektor konstruksi.
Baca Juga: Perangkat GNSS Leica GS05 Usung Teknologi Pengukuran Modern untuk Perumahan


















































