Waspada! 3 Modus Penipuan Digital Paling Banyak Dilaporkan di Indonesia

11 hours ago 4

Selular.id – Meluasnya penggunaan internet dan transaksi online di Indonesia turut memicu munculnya berbagai jenis penipuan digital yang perlu diwaspadai oleh para pengguna. Berdasarkan data dari Indonesia Cyber Crime Combat Center (IC4), terdapat tiga modus penipuan yang paling sering dilaporkan sepanjang tahun 2023 hingga 2024.

Ketiga modus tersebut adalah penipuan berkedok instansi pemerintahan, penipuan klaim dana bansos, dan penipuan lowongan kerja fiktif.

Dari ketiga modus tersebut, penipuan lowongan pekerjaan menempati peringkat teratas dengan rata-rata tiga laporan kasus per minggu atau sekitar 156 laporan kasus sepanjang tahun 2024. Data ini menunjukkan bahwa para pencari kerja menjadi sasaran empuk bagi para penipu yang memanfaatkan situasi sulitnya mencari pekerjaan.

Penipuan berkedok instansi pemerintahan biasanya dilakukan melalui pesan singkat yang mencatut nama instansi tertentu. Pesan tersebut berisi pengumuman undian berhadiah atau iming-iming lainnya yang dirancang untuk menarik perhatian calon korban.

Jika tertarik, korban akan diarahkan untuk mengunduh aplikasi APK tertentu yang digunakan penipu untuk mencuri data pribadi.

Ilustrasi Penipuan Online

Untuk menghindari modus ini, pengguna disarankan untuk tidak langsung percaya terhadap pesan singkat yang diterima. Langkah verifikasi dapat dilakukan dengan mengecek langsung di website instansi terkait atau menghubungi melalui saluran media sosial resmi.

Sikap skeptis dan kehati-hatian menjadi kunci utama dalam melindungi diri dari penipuan semacam ini.

Modus kedua yang banyak dilaporkan adalah penipuan link berkedok klaim dana bansos. Penipu memanfaatkan informasi bantuan sosial yang dinanti banyak orang dengan menyebarkan link palsu melalui pesan berantai di media sosial, WhatsApp, atau SMS.

Pesan tersebut mengklaim bahwa penerima termasuk dalam daftar penerima bansos dan diminta melakukan verifikasi tertentu.

Agar terhindar dari penipuan ini, masyarakat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan informasi bansos melalui website kementerian terkait. Hindari mengklik link yang mencurigakan dan pastikan sumber informasi berasal dari saluran resmi pemerintah.

Modus ketiga, yaitu penipuan lowongan kerja fiktif, menjadi yang paling banyak dilaporkan. Penipu menyebarkan informasi lowongan kerja dengan persyaratan mudah dan gaji besar untuk menarik minat pencari kerja.

Dalam proses rekrutmen, korban kemudian diminta melakukan pembayaran tertentu, namun setelah membayar, mereka tidak mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan.

Untuk mencegah menjadi korban, pastikan selalu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang lowongan kerja di perusahaan tujuan. Perusahaan yang bonafid biasanya tidak meminta pembayaran dari pelamar.

Selalu verifikasi kebenaran informasi melalui website resmi perusahaan atau saluran komunikasi yang terpercaya.

Berbagai modus penipuan digital ini dapat mengincar siapapun para pengguna internet. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan kolektif dari semua pihak untuk saling melindungi dan mengurangi jumlah korban.

Upaya perlindungan juga datang dari penyedia layanan digital, seperti dompet digital DANA yang menawarkan layanan DANA Protection dengan jaminan 100% uang kembali.

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan pengguna ketika mengalami musibah seperti pencurian atau penipuan, dengan syarat tertentu seperti HP hilang dan akun diambil alih, transaksi pending, serta pengguna telah mengaktifkan DANA VIZ dan tidak membagikan PIN/OTP.

Laporan harus dibuat melalui DIANA paling lambat setelah kejadian, dan klaim dapat gagal jika disebabkan kelalaian pengguna atau tidak ada bukti yang cukup.

Proses klaim dapat dilakukan dengan mengetuk DANA Protection di Beranda DANA, membaca detail perlindungan, mengetuk button DIANA, menginformasikan kendala yang dialami, serta mengirimkan detail transaksi dan dokumen yang diperlukan.

Langkah-langkah ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam mendapatkan perlindungan dan mengamankan transaksi digital mereka.

Meningkatnya kasus penipuan digital menunjukkan pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap keamanan online. BCA dan Jaringan PRIMA turut berperan dalam mengedukasi masyarakat untuk menjaga data pribadi di era digital, sementara artikel sebelumnya di Selular.id juga membahas modus penipuan digital saat Lebaran yang perlu diwaspadai.

Dengan semakin canggihnya teknik penipuan, pengguna internet dituntut untuk selalu update terhadap modus-modus terbaru dan menerapkan langkah-langkah pencegahan. Kolaborasi antara masyarakat, penyedia layanan, dan institusi terkait menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.

Read Entire Article
Global Food