Sinar Mas Land Bangun Ekosistem AI BSD City lewat mBrace

18 hours ago 7

Selular.ID – Sinar Mas Land melalui Digital Hub resmi meluncurkan mBrace (Make BSD Research AI Center of Excellence) sebagai inisiatif strategis untuk membangun ekosistem kolaboratif kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di BSD City.

Program yang diperkenalkan pada 15 Juli 2026 ini dirancang untuk mempertemukan pelaku industri, akademisi, penyedia teknologi, hingga pemerintah dalam satu platform kolaborasi guna mendorong inovasi, riset, pengembangan talenta, dan implementasi solusi AI di Indonesia.

Peluncuran mBrace mengusung tema “How AI is Changing Our Lives” dan berlangsung di Marketing Office BSD City.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Utama PT ASIX Indonesia Cerdas Andri Tjioe, Country Manager AWS Indonesia Anthony Amni, Director of Indonesia Business UD Impact Dinda Hervi, VP of Education Monash University Indonesia Dr. Yessy Peranginangin, serta CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap.

Kehadiran mBrace merupakan respons terhadap meningkatnya adopsi teknologi AI di Indonesia.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 yang diterbitkan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, sekitar 80% pengguna internet di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI dalam aktivitas sehari-hari.

Laporan yang sama juga mencatat pendapatan perusahaan pengembang aplikasi AI di Indonesia meningkat 127%, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan bisnis digital berbasis AI tercepat di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Irawan Harahap, mBrace dikembangkan sebagai wadah kolaborasi lintas sektor yang mampu mempercepat lahirnya inovasi AI sekaligus memperkuat kesiapan sumber daya manusia menghadapi transformasi digital.

“Kami meluncurkan mBrace sebagai inisiatif strategis yang tengah dikembangkan sebagai wadah kolaborasi untuk mempertemukan berbagai pelaku ekosistem AI dalam mempercepat inovasi, pengembangan talenta, dan penerapan AI melalui kolaborasi lintas sektor,” ujar Irawan Harahap.

Ia menambahkan bahwa mBrace mengusung tagline “The Future Belongs to Those Who Embrace It”, yang mencerminkan keyakinan bahwa kemajuan teknologi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi berbagai pihak.

BSD City diposisikan sebagai titik temu bagi komunitas AI untuk mengembangkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi industri maupun masyarakat.

Pada tahap awal, mBrace akan difokuskan pada empat pilar utama.

Pilar pertama adalah Innovation & Research and Development (R&D) untuk mendukung penelitian dan pengembangan teknologi AI.

Pilar kedua berupa AI Technology Showcase yang menjadi ruang demonstrasi berbagai solusi berbasis AI.

Pilar berikutnya adalah AI Knowledge Development, yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan literasi AI melalui berbagai program edukasi.

Sementara pilar keempat, AI Business Matching, dirancang untuk mempertemukan perusahaan teknologi, investor, startup, dan pelaku industri agar dapat membangun kolaborasi bisnis berbasis AI.

Untuk memperkuat pengembangan ekosistem tersebut, Digital Hub menggandeng sejumlah mitra strategis yang memiliki keahlian di bidang berbeda.

PT ASIX Indonesia Cerdas akan berperan dalam pengembangan riset AI sekaligus menghadirkan demonstrasi teknologi melalui implementasi robot humanoid, robot K9, dan drone sebagai bagian dari pengembangan solusi kota pintar (smart city).

Di sisi lain, Amazon Web Services (AWS) Indonesia akan memperkuat aspek pengembangan talenta melalui pelatihan mengenai cloud computing dan generative AI.

Pelatihan ini ditujukan untuk membantu individu maupun pelaku industri memahami pemanfaatan infrastruktur komputasi awan dan teknologi AI generatif dalam pengembangan aplikasi maupun layanan digital.

Sementara itu, UD Impact, perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang pengembangan talenta dan pendidikan kewirausahaan, akan berkontribusi dalam penyusunan kurikulum kewirausahaan berbasis AI.

Program tersebut mencakup pendidikan praktis, implementasi teknologi, hingga penguatan kesiapan berwirausaha bagi ekosistem bisnis di BSD City.

Dukungan dari dunia akademik diberikan oleh Monash University Indonesia, yang akan berkolaborasi dalam kegiatan riset, pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kualitas akademik, serta penciptaan talenta digital sebagai fondasi pengembangan AI Center of Excellence di BSD City.

Pengembangan mBrace juga didukung oleh infrastruktur digital yang telah tersedia di BSD City.

Kawasan ini telah mengimplementasikan jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, teknologi Internet of Things (IoT), sistem keamanan berbasis digital, serta layanan kota berbasis data yang mendukung efisiensi operasional dan mobilitas masyarakat.

Sebagai kota mandiri dengan luas sekitar 6.000 hektare, BSD City terus dikembangkan sebagai integrated smart digital city yang mengintegrasikan kawasan hunian, pusat bisnis, institusi pendidikan, industri teknologi, serta fasilitas gaya hidup dalam satu ekosistem.

Dari sisi konektivitas, BSD City telah terhubung dengan berbagai jaringan jalan tol, termasuk Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), Tol Jakarta–Serpong, JORR 1, dan JORR 2, yang menghubungkan kawasan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta sejumlah wilayah di Jabodetabek.

Kawasan ini juga didukung transportasi publik seperti BSD Link, feeder bus BSD City, dan layanan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Kawasan Intermoda BSD City serta Stasiun Jatake di kawasan Hiera.

Melalui peluncuran mBrace, Sinar Mas Land memperluas peran Digital Hub BSD City sebagai pusat pengembangan teknologi digital di Indonesia.

Kolaborasi antara perusahaan teknologi, institusi pendidikan, pemerintah, dan komunitas AI diharapkan dapat mempercepat lahirnya inovasi, memperkuat pengembangan talenta digital, serta mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung transformasi industri dan pembangunan ekonomi digital nasional.

Baca Juga: Ini Pembagian Saham Axiata dan Sinarmas Usai Merger Jadi XLSmart

Read Entire Article
Global Food