Sandisk Rilis Ulang Kartu Memori CFexpress 4.0 Bersama SD Baru

20 hours ago 7

Selular.ID – SanDisk memperkenalkan lini kartu memori profesional terbaru pada ajang NAB Show 2026, termasuk generasi baru SANDISK Extreme PRO CFexpress 4.0 Type B Card serta pembaruan SANDISK Extreme PRO SDXC UHS-II V60 dan V90.

Peluncuran ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri produksi konten yang semakin mengarah ke resolusi tinggi seperti 6K, 8K, hingga bitrate besar yang membutuhkan media penyimpanan berkapasitas besar dan performa berkelanjutan.

Dalam pengumuman tersebut, Sandisk menekankan bahwa evolusi workflow produksi video profesional menuntut media penyimpanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dalam menangani perekaman jangka panjang.

Kartu memori terbaru ini dirancang untuk meminimalkan gangguan saat proses pengambilan gambar sekaligus meningkatkan efisiensi produksi di lapangan.

Produk utama yang diperkenalkan adalah SANDISK Extreme PRO CFexpress 4.0 Type B Card, yang menawarkan kecepatan baca hingga 3700MB/s dan kecepatan tulis hingga 3500MB/s.

Performa ini ditujukan untuk mendukung perekaman video beresolusi tinggi hingga 12K dengan bitrate besar.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, kartu ini hadir dengan kapasitas hingga 4TB, memungkinkan pengguna melakukan perekaman lebih lama tanpa harus sering mengganti media penyimpanan.

Produk ini dijadwalkan tersedia secara global pada kuartal ketiga 2026.

Selain CFexpress, Sandisk juga memperbarui lini kartu SDXC UHS-II pada kelas V90 dan V60.

Kartu V90 dirancang untuk kebutuhan produksi tingkat tinggi, termasuk perekaman video 8K dan pengambilan gambar berkecepatan tinggi secara berkelanjutan.

Dengan kapasitas hingga 2TB, kartu ini mampu menyimpan lebih dari 1.100 menit video 8K pada 30 frame per detik.

Dari sisi performa, Sandisk meningkatkan kecepatan baca hingga 310MB/s dan kecepatan tulis hingga 305MB/s untuk varian kapasitas 512GB hingga 2TB. Produk ini telah tersedia di pasar.

Sementara itu, kartu SANDISK Extreme PRO SDXC UHS-II V60 menyasar segmen prosumer dan fotografer profesional yang membutuhkan solusi penyimpanan untuk video 6K dan foto resolusi tinggi.

Pembaruan pada lini ini mencakup peningkatan kapasitas hingga 2TB, dengan kecepatan baca mencapai 300MB/s dan kecepatan tulis hingga 250MB/s. Kartu V60 terbaru ini dijadwalkan tersedia pada kuartal ketiga 2026.

Secara teknis, standar CFexpress 4.0 yang diadopsi pada produk terbaru ini merupakan evolusi dari antarmuka PCIe Gen4 yang memungkinkan transfer data lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Hal ini menjadi krusial dalam workflow produksi modern, di mana file video beresolusi tinggi memiliki ukuran sangat besar dan membutuhkan throughput tinggi untuk proses perekaman maupun transfer data.

Di sisi lain, klasifikasi V90 dan V60 pada kartu SDXC merujuk pada Video Speed Class, yang menunjukkan kecepatan tulis minimum berkelanjutan masing-masing 90MB/s dan 60MB/s.

Standar ini penting untuk memastikan kestabilan perekaman video tanpa frame drop, terutama pada resolusi tinggi dan bitrate besar.

Peluncuran ini juga mencerminkan tren industri penyimpanan yang bergerak ke arah kapasitas besar dengan performa tinggi untuk mendukung kebutuhan kreator konten, industri film, hingga produksi broadcast.

Seiring meningkatnya adopsi kamera dengan kemampuan 8K dan bahkan 12K, media penyimpanan menjadi salah satu komponen kunci dalam menjaga kelancaran workflow produksi.

Melalui pembaruan lini produk ini, Sandisk memperluas portofolio solusi penyimpanan profesional yang dirancang untuk berbagai segmen pengguna, mulai dari kreator individu hingga produksi skala industri.

Kombinasi antara kecepatan tinggi, kapasitas besar, dan performa berkelanjutan menjadi fokus utama dalam pengembangan produk terbaru tersebut.

Ke depan, kebutuhan terhadap media penyimpanan berperforma tinggi diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan teknologi imaging dan produksi video.

Inovasi pada standar kartu memori seperti CFexpress 4.0 dan peningkatan pada SD UHS-II menunjukkan arah industri yang semakin menuntut efisiensi, kecepatan, dan keandalan dalam pengelolaan data berukuran besar.

Baca Juga:

Read Entire Article
Global Food