Indosat SheHacks 2026 Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas dengan AI

5 hours ago 6

Selular.ID – Indosat Ooredoo Hutchison kembali menghadirkan program SheHacks sebagai upaya memperkuat kapasitas perempuan pelaku UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI).

Program yang memasuki tahun ketujuh ini difokuskan untuk membantu perempuan Indonesia mengembangkan bisnis secara lebih adaptif melalui akses pembelajaran, mentoring, konektivitas, dan teknologi AI yang aplikatif untuk kebutuhan usaha sehari-hari.

Melalui SheHacks 2026, Indosat menargetkan menjangkau 27.000 perempuan pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut akan berlangsung selama enam bulan melalui rangkaian pembelajaran interaktif yang mencakup self-learning, webinar, workshop online, mentoring, hingga business showcase yang dapat diakses secara fleksibel dari berbagai wilayah.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan pelaku UMKM terhadap pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, hingga memperkuat strategi pemasaran.

Kehadiran AI dinilai membuka peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk perempuan entrepreneur, untuk memahami kebutuhan pelanggan, membuat konten promosi, dan meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Ovidia Nomia, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa SheHacks terus berevolusi mengikuti kebutuhan perempuan Indonesia yang semakin berkembang di era digital.

“Melalui SheHacks, kami ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk memahami dan memanfaatkan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi,” ujar Ovidia.

Ia menambahkan, fokus terhadap AI pada penyelenggaraan tahun ini dilandasi meningkatnya peran teknologi tersebut dalam proses belajar, bekerja, berwirausaha, dan berinovasi.

Indosat menilai pemanfaatan AI dapat membantu pelaku usaha kecil meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas peluang pertumbuhan bisnis.

Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan sekitar 64,5 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan.

Kontribusi tersebut menjadikan akses terhadap teknologi digital dan AI semakin penting untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha perempuan di tengah percepatan transformasi digital nasional.

Indosat menyebut selama enam tahun terakhir SheHacks telah menjangkau lebih dari 61.835 perempuan di berbagai daerah melalui program penguatan kapasitas bisnis, pembelajaran digital, pendampingan, dan pengembangan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, SheHacks juga diperkuat dengan workshop offline di 10 kota, yakni Bandung, Trenggalek, Medan, Bogor, Ternate, Bekasi, Pekanbaru, Badung, Singkawang, dan Sragen.

Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mengikuti talkshow inspiratif, sesi live selling, serta pelatihan pemanfaatan AI untuk pemasaran digital, pembuatan konten, hingga pengelolaan keuangan usaha.

Program ini turut memanfaatkan Sahabat-AI, model Large Language Model (LLM) asli Indonesia yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan bisnis dan komunikasi dalam konteks lokal.

Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat digunakan pelaku UMKM dalam aktivitas usaha sehari-hari secara lebih praktis.

Indosat melihat pemanfaatan AI tidak lagi terbatas pada perusahaan besar, tetapi mulai relevan bagi pelaku usaha skala kecil dan menengah.

Penggunaan teknologi tersebut dinilai dapat membantu UMKM memahami perilaku pelanggan, mempercepat proses pemasaran, hingga memperluas jangkauan bisnis melalui kanal digital.

Melalui SheHacks 2026, Indosat berupaya memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan berbasis teknologi sekaligus mendorong pemerataan akses digital di berbagai daerah.

Baca Juga:Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani Cetak Talenta AI

Dukungan konektivitas dan pembelajaran AI diharapkan dapat membantu perempuan pelaku UMKM membangun bisnis yang lebih kompetitif di era ekonomi digital.

Read Entire Article
Global Food