Hati-hati Ada Kurma Israel di Pasaran, Jangan Salah Beli!/Foto: Pedagang kurma hingga peci di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai ramai pembeli jelang Ramadan 2025. (Kurniawan/detikcom).
Jakarta, Insertlive -
Kurma menjadi salah satu makanan yang muncul di bulan Ramadan. Namun, jangan sampai terkecoh dengan kurma asal Israel.
Diketahui, Israel sendiri menjadi salah satu negara dengan nilai ekspor kurma terbesar di dunia.
Mengutip laman Islamic Human Rights Commission, 75 persen kurma Medjool diproduksi di Israel, di mana 60 persen di antaranya berasal dari perkebunan di pemukiman ilegal.
Untuk itu, penting mengetahui jenis kurma asal Israel yang wajib dihindari.
Melansir dari laman Boycott, Divestment, Sanction (BDS) dan Islamic Human Rights Commission, berikut ciri-ciri utama kurma Israel:
1. Barcode 729
Kurma Israel memiliki barcode bertuliskan 729 pada kemasannya. Ini adalah nomor seri untuk sejumlah produk asal Israel.
2. Nama perusahaan ekspor Israel
Kurma Israel sering diekspor oleh perusahaan seperti Medjool Plus, Carmel Agrexco, Mehadrin, serta Hadiklaim.
Namun, tak semua kurma medjool berasal dari Israel karena itu benar-benar teliti label kurma yang akan dibeli.
3. Tanpa keterangan produsen jelas
Beberapa kurma mencantumkan teks Arab atau bendera Palestina tanpa detail kontak produsen atau importir.
Waspadalah karena itu bisa menjadi trik produk Israel dalam menarik konsumen.
4. Harga murah
Kurma Israel sering dijual lebih murah karena mendapat subsidi dari pemerintah Israel.
Daftar Merek Kurma Israel
Mengutip laman Within Our Lifetime (WOL) dan platform Boycott App, berikut daftar beberapa merek kurma yang diproduksi di Israel:
• Bomaja
• Bonbierra
• Brousse & Fils
• Carmel Agrexco
• Delilah
• Desert Diamond
• Hadiklaim
• Jordan River
• Jordan Valley
• Jordan Plains
• Anna and Sarah
• Urban Platter
• King Solomon
• MyJool
• Mehadrin
• Nava Fresh
• Premium Medjoul
• Rapunzel
• Red Sea
• Royal Treasure
• Fancy Medjoul
• Kalahari
• Tamara Barhi
• Paradise Dates
• Shams
• Star Dates
• Food to Live
• Sincerely Nuts
Daftar tersebut akan terus bertambah seiring waktu, konsumen diminta lebih detail memperhatikan merek kurma yang dibeli.
Kurma yang diproduksi Israel menjadi 'haram' karena berasal dari tanah Palestina yang diduduki secara ilegal, menggunakan sumber daya yang diambil dari petani Palestina.
Israel juga biasanya mempekerjakan buruh Palestina dengan upah rendah.
(dis/dis)