Agen AI Perlahan Mulai Geser Smartphone

10 hours ago 5

Selular.ID – Ponsel pintar dalam sepuluh tahun ke depan diperkirakan tak lagi sekadar menjadi tempat memasang aplikasi.

Perangkat itu akan berubah menjadi ruang kerja agen AI, yakni sistem kecerdasan buatan yang dapat memahami maksud pengguna, menyusun langkah, dan menjalankan tugas.

Pandangan itu disampaikan Fang Fei, Presiden Lini Produk Honor, produsen ponsel pintar asal China, dalam subforum Mobile World Congress Shanghai 2026, seperti dikutip dari Yicai Global, Rabu, 25 Juni.

Menurut Fang, terminal seluler sedang memasuki siklus perubahan baru. AI kini berkembang menjadi agen yang tidak hanya merespons perintah, tetapi juga mampu merencanakan dan mengeksekusi pekerjaan.

Baca juga:

Fang menyebut ada tiga perubahan besar pada terminal seluler. Pertama, cara interaksi bergeser dari antarmuka grafis menuju antarmuka berbasis agen.

Pengguna tidak hanya mengandalkan layar sentuh, tetapi juga bahasa alami, gestur, gerakan mata, dan gerakan tubuh.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kedua, nilai perangkat tidak lagi bertumpu pada ekosistem aplikasi. Perangkat akan semakin mengandalkan penggalian dan pengelolaan rekam penggunaan jangka panjang pengguna.

Ketiga, logika distribusi layanan mulai berubah. Selama ini layanan digital dirancang untuk digunakan langsung oleh konsumen. Ke depan, layanan juga harus dapat diakses dan dijalankan oleh agen AI yang bekerja mewakili pengguna.

“Terminal akan menjadi jalur wajib bagi AI untuk masuk ke kehidupan nyata manusia,” kata Fang.

Menurut Fang, selama ini terminal lebih banyak berperan sebagai perangkat keras sekaligus pintu masuk aplikasi.

Namun, ketika agen AI semakin bergantung pada skenario penggunaan, status perangkat, dan data perilaku jangka panjang, posisi terminal akan menjadi semakin penting.

Ia menilai perubahan tersebut juga membuka peluang baru bagi produsen perangkat di era AI.

Pada saat yang sama, sistem operasi tradisional yang selama ini berfokus mengelola aplikasi dinilai tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan kolaborasi otonom antaragen AI.

Agen AI Bisa Selesaikan Tugas Lintas Aplikasi

Menurut laporan Yicai Global, Honor dalam forum tersebut juga memperkenalkan Agentic OS, arsitektur sistem tingkat atas untuk terminal AI generasi baru.

Kerangka teknis lengkapnya diperkirakan akan perusahaan tersebut rilis bulan depan.

Melalui Agentic OS, agen AI diklaim dapat menyelesaikan tugas lintas aplikasi dari awal hingga akhir tanpa banyak campur tangan pengguna.

Sistem ini juga dirancang menerima berbagai bentuk masukan, mulai dari suara, gestur, gerakan mata, hingga gerakan tubuh, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada layar sentuh.Pembelajaran Mesin & Kecerdasan Buatan

Agentic OS juga akan menghubungkan berbagai perangkat dalam satu sistem, mulai dari ponsel, komputer pribadi, perangkat sandang seperti jam tangan pintar, hingga perangkat rumah pintar.

Menurut Fang, Agentic OS akan mengubah hubungan manusia dengan perangkat.

Terminal yang selama ini hanya berfungsi sebagai alat akan berkembang menjadi mitra cerdas yang memahami kebutuhan pengguna dan mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri.

Read Entire Article
Global Food