Selular.ID – XLSmart pada 10 Maret 2026 mengumumkan peluncuran platform manajemen jaringan transport bernama Transport Master Controller yang dikembangkan bersama Cisco.
Platform ini dirancang untuk memodernisasi operasional jaringan, mempercepat penyediaan layanan, serta menghadirkan visibilitas end-to-end pada infrastruktur jaringan multi-domain dan multi-layer yang digunakan perusahaan.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan kapasitas data, layanan cloud, serta aplikasi digital di Indonesia.
Pertumbuhan trafik jaringan dan kompleksitas infrastruktur mendorong operator dan penyedia layanan konektivitas untuk mengadopsi sistem pengelolaan jaringan yang lebih otomatis dan adaptif.
XLSmart menilai modernisasi sistem transport jaringan menjadi faktor penting agar perusahaan mampu menghadirkan layanan digital yang lebih cepat, stabil, dan fleksibel.
Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, menyampaikan bahwa implementasi Transport Master Controller menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat infrastruktur konektivitas di Indonesia.
“Peluncuran Transport Master Controller merupakan tonggak penting bagi XLSmart dalam memperkuat kepemimpinan kami di sektor konektivitas Indonesia. Seiring percepatan ekonomi digital nasional, dibutuhkan jaringan yang cerdas, adaptif, dan siap berkembang,” ujar Shurish Subbramaniam dalam keterangan resmi perusahaan, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan bahwa teknologi dari Cisco tersebut memungkinkan perusahaan menyederhanakan kompleksitas operasional jaringan transport melalui otomatisasi sekaligus menghadirkan visibilitas jaringan secara real-time.
Pendekatan ini membantu tim operasional memantau performa jaringan secara menyeluruh sekaligus mempercepat proses inovasi layanan.
Transport Master Controller merupakan platform orkestrasi jaringan yang berfungsi mengelola berbagai lapisan jaringan transport dalam satu sistem terintegrasi.
Dalam arsitektur jaringan modern, transport network adalah lapisan infrastruktur yang membawa trafik data antar node jaringan, pusat data, dan akses pelanggan.
Dengan meningkatnya volume trafik digital—termasuk layanan cloud, video streaming, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan—jaringan transport menjadi semakin kompleks.
Platform seperti Transport Master Controller memungkinkan operator memonitor, mengatur, dan mengotomatisasi pengelolaan jaringan secara terpusat.
Dalam implementasinya di lingkungan XLSmart, solusi ini dirancang untuk mempercepat proses provisioning layanan, yakni proses aktivasi layanan jaringan baru kepada pelanggan.
Platform tersebut juga mendukung monetisasi jaringan melalui layanan berbasis diferensiasi teknologi SRv6.
SRv6 atau Segment Routing over IPv6 merupakan teknologi jaringan yang memungkinkan operator mengarahkan trafik data secara lebih fleksibel melalui jalur tertentu di jaringan.
Pendekatan ini membantu operator menyediakan layanan dengan kualitas berbeda sesuai kebutuhan pelanggan, termasuk layanan dengan jaminan performa tertentu.
Selain itu, Transport Master Controller juga menyediakan fitur assurance berbasis SLA atau Service Level Agreement.
SLA merupakan standar performa yang disepakati antara penyedia layanan dan pelanggan, seperti tingkat ketersediaan jaringan, latensi, serta stabilitas koneksi.
Dengan visibilitas end-to-end, operator dapat memantau performa jaringan secara lebih akurat dan mengambil keputusan berbasis data ketika terjadi gangguan.
Implementasi ini juga ditujukan untuk menyederhanakan pengelolaan jaringan transport di lingkungan multi-vendor, yaitu infrastruktur yang menggunakan perangkat dari berbagai produsen teknologi.
Pengelolaan jaringan lintas vendor sering kali menimbulkan kompleksitas operasional, sehingga platform orkestrasi terpusat dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional.
Dari sisi mitra teknologi, Cisco menilai kolaborasi ini mencerminkan kebutuhan baru industri telekomunikasi terhadap jaringan yang lebih adaptif.
President Service Provider Asia Pacific & Japan Cisco, Vish Iyer, menyatakan bahwa operator saat ini membutuhkan konektivitas yang tidak hanya cepat tetapi juga fleksibel untuk mendukung transformasi digital berbagai sektor industri.
“Perusahaan saat ini tidak lagi hanya membutuhkan konektivitas, tetapi juga performa yang andal, aktivasi layanan yang cepat, serta fleksibilitas untuk berkembang sesuai kebutuhan bisnis. Dengan mengadopsi Cisco Transport Master Controller, XLSmart membangun jaringan yang lebih adaptif dan cerdas,” ujar Vish Iyer.
Cisco menyebutkan bahwa teknologi otomatisasi jaringan menjadi elemen penting dalam mengelola skala jaringan modern yang semakin besar. Otomatisasi membantu operator meminimalkan proses manual, mengurangi potensi kesalahan konfigurasi, serta mempercepat penggelaran layanan baru.
Bagi XLSmart, implementasi platform ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung ekosistem ekonomi digital Indonesia.
Infrastruktur jaringan dengan performa tinggi dinilai menjadi fondasi penting bagi adopsi layanan cloud, inovasi berbasis kecerdasan buatan, serta digitalisasi perusahaan di berbagai sektor industri.
Penguatan jaringan transport juga menjadi komponen penting dalam strategi transformasi digital operator telekomunikasi.
Dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas data di Indonesia, operator dituntut membangun jaringan yang tidak hanya berkapasitas besar tetapi juga dapat beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan kebutuhan layanan digital.
Baca Juga: XLSMART Percepat Registrasi Biometrik dan Adopsi eSIM
















































