Telkomsel Raih Dua Penghargaan Asian Telecom Awards 2026

4 hours ago 3

Selular.ID – Telkomsel meraih dua penghargaan utama pada ajang Asian Telecom Awards 2026 yang berlangsung di Singapura pada 11 Maret 2026.

Operator seluler terbesar di Indonesia itu memenangkan kategori Telecom Company of the Year dan Technology Innovation of the Year, sebagai pengakuan atas transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan yang diterapkan perusahaan untuk meningkatkan keandalan jaringan, keamanan digital, dan pengalaman layanan pelanggan.

Penghargaan tersebut diberikan setelah panel penilai independen menilai strategi, implementasi teknologi, serta dampak nyata inovasi Telkomsel terhadap pelanggan dan ekosistem digital.

Ajang Asian Telecom Awards sendiri dikenal sebagai salah satu indikator reputasi industri telekomunikasi di kawasan Asia, karena menilai operator berdasarkan inovasi teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta kontribusinya terhadap perkembangan industri digital.

Direktur Information Technology Telkomsel, Joyce Shia, mengatakan bahwa pengakuan tersebut mempertegas komitmen perusahaan dalam memperkuat kepercayaan digital sekaligus menghadirkan pengalaman layanan yang lebih aman dan sederhana bagi pengguna.

Menurut Joyce, Telkomsel terus mengembangkan teknologi autentikasi dan kecerdasan buatan untuk memperkuat perlindungan pengguna serta mendukung ekosistem digital nasional.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen Telkomsel dalam memperkuat digital trust dan menghadirkan pengalaman yang lebih aman, sederhana, dan mulus bagi masyarakat Indonesia. Melalui Telco Verify kami menyediakan autentikasi carrier-grade untuk melindungi pengguna, sekaligus memperkuat ekosistem digital seperti perbankan dan fintech,” ujar Joyce dalam keterangan resmi perusahaan.

Penghargaan Telecom Company of the Year diberikan atas keberhasilan Telkomsel mengimplementasikan lebih dari 100 use case berbasis Artificial Intelligence dan Machine Learning (AI/ML) di berbagai lini operasional.

Teknologi tersebut diterapkan pada pengelolaan jaringan, layanan pelanggan, penjualan, hingga otomasi sistem teknologi informasi.

Salah satu implementasi penting adalah pengembangan Autonomous Network, yaitu sistem jaringan yang memanfaatkan analisis data dan kecerdasan buatan untuk memprediksi potensi gangguan jaringan sebelum terjadi.

Sistem ini memungkinkan operator melakukan perbaikan secara otomatis atau lebih cepat, sehingga dapat mengurangi risiko gangguan layanan.

Telkomsel menyebut implementasi teknologi ini mampu menurunkan durasi downtime hingga tiga kali lipat dan mempercepat respons terhadap insiden jaringan lebih dari 40 persen.

Peningkatan kinerja jaringan tersebut berdampak langsung pada stabilitas layanan digital yang digunakan pelanggan sehari-hari, seperti streaming video, bermain gim daring, hingga aktivitas kerja berbasis koneksi internet.

Di sisi layanan pelanggan, Telkomsel memanfaatkan otomasi berbasis AI melalui asisten virtual perusahaan, yakni Veronika Telkomsel Virtual Assistant dan TED Telkomsel Virtual Assistant.

Kedua sistem ini dirancang untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi layanan secara cepat melalui kanal digital.

Telkomsel mencatat penerapan teknologi tersebut mampu menekan biaya penyelesaian masalah pelanggan hingga 78 persen sekaligus meningkatkan tingkat kepuasan pengguna.

Sementara itu, penghargaan Technology Innovation of the Year diberikan atas pengembangan solusi autentikasi digital Telco Verify 2.0.

Teknologi ini menghadirkan sistem verifikasi nomor berbasis kartu SIM yang terintegrasi dengan Google Firebase Authentication.

Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat melakukan proses masuk ke aplikasi secara otomatis tanpa harus memasukkan kode OTP (one-time password).

Sistem ini memanfaatkan identifikasi jaringan operator untuk memverifikasi identitas pengguna secara langsung di tingkat operator.

Pendekatan tersebut dirancang untuk mengurangi berbagai risiko keamanan digital yang sering terjadi pada metode OTP konvensional, seperti OTP interception (pencurian kode OTP), SIM swap (penggantian kartu SIM secara tidak sah), serta account takeover atau pengambilalihan akun pengguna.

Teknologi Telco Verify juga dirancang agar dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor layanan digital, termasuk industri perbankan, teknologi finansial (fintech), e-commerce, hingga platform layanan digital lain yang memerlukan sistem autentikasi pengguna yang lebih aman dan cepat.

Pengembangan solusi ini juga sejalan dengan inisiatif global GSMA melalui program GSMA Open Gateway.

Inisiatif tersebut bertujuan membuka kapabilitas jaringan operator telekomunikasi secara standar kepada pengembang aplikasi, sehingga berbagai fitur jaringan dapat diintegrasikan langsung ke dalam layanan digital.

Asian Telecom Awards sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada operator telekomunikasi dan penyedia layanan digital di Asia.

Program ini menilai inovasi teknologi, strategi bisnis, serta dampak implementasi layanan terhadap pelanggan dan ekosistem industri.

Penilaian dilakukan oleh panel independen yang berasal dari kalangan analis industri dan pakar telekomunikasi regional.

Pengakuan yang diterima Telkomsel pada ajang Asian Telecom Awards 2026 mencerminkan fokus perusahaan dalam mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk memperkuat kualitas jaringan sekaligus meningkatkan keamanan layanan digital.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya operator dalam mendukung perkembangan ekosistem digital Indonesia yang semakin bergantung pada konektivitas dan layanan berbasis data.

Baca Juga: Telkomsel Harumkan Indonesia dengan 5 Penghargaan Glotel Awards di London, Komitmen Pulihkan Jaringan Sumatera Utara Berlanjut

Read Entire Article
Global Food