Selular.ID – PT Sharp Electronics Indonesia menegaskan bahwa bisnis smartphone menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan di pasar Indonesia, meski persaingan industri perangkat seluler semakin ketat.
Hal tersebut disampaikan Ardy, Smartphone Product Marketing Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, yang menilai bahwa membangun bisnis smartphone membutuhkan konsistensi, pengembangan produk sendiri, serta jaringan distribusi yang kuat.
Menurut Ardy, industri smartphone tidak bisa dijalankan hanya dengan memanfaatkan popularitas merek di kategori elektronik lainnya.
Perusahaan harus mengembangkan perangkat, ekosistem, serta saluran distribusi secara mandiri agar dapat bersaing di pasar yang kompetitif.
“Smartphone itu tidak mudah. Perusahaan harus membangun produk sendiri, membangun distribusi sendiri, dan menghadapi kompetisi yang sangat keras,” ujar Ardy, dalam Bincang Eksekutif baru-baru ini di jakarta.
Ia menjelaskan bahwa tidak semua perusahaan elektronik yang kuat di kategori lain otomatis berhasil di bisnis smartphone.
Dalam beberapa kasus, sejumlah pemain global yang memiliki posisi kuat di segmen home appliances atau perangkat elektronik rumah tangga tidak mampu mempertahankan bisnis smartphone mereka.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pasar smartphone memiliki karakteristik berbeda dibanding kategori elektronik lainnya. Perusahaan yang ingin bertahan harus memiliki fokus jangka panjang pada pengembangan perangkat seluler.
Ardy menilai keberhasilan di industri smartphone membutuhkan konsentrasi penuh pada pengembangan produk, teknologi, serta strategi pasar. Tanpa fokus tersebut, perusahaan akan sulit bersaing di pasar yang memiliki volume besar sekaligus persaingan yang agresif.
Menurutnya, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar bagi industri smartphone. Skala pasar tersebut membuat banyak produsen global menjadikan Indonesia sebagai salah satu target utama ekspansi bisnis perangkat seluler.
Dalam konteks tersebut, Sharp melihat peluang untuk terus mengembangkan portofolio smartphone di Indonesia sebagai bagian dari strategi bisnis elektronik perusahaan secara keseluruhan.
Sharp sendiri dikenal sebagai perusahaan teknologi asal Jepang yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan teknologi display. Keunggulan tersebut menjadi salah satu fondasi perusahaan dalam mengembangkan lini smartphone, yakni Aquos.
Aquos Lini Smartphone Sharp
Nama Aquos yang digunakan pada lini smartphone Sharp merujuk pada konsep kualitas layar yang jernih. Ardy menjelaskan bahwa istilah Aquos secara filosofis menggambarkan tampilan layar yang “sebening air”, yang menjadi salah satu karakter utama teknologi display Sharp.
Sharp merupakan salah satu pelopor dalam pengembangan layar berkualitas tinggi untuk berbagai perangkat elektronik, termasuk televisi dan smartphone. Pengalaman tersebut kemudian diterapkan pada lini perangkat seluler Aquos.
Baca Juga:Sharp Fokus Garap Pasar Middle-Up di Tengah Kenaikan Harga Memori
“Kekuatan Sharp ada pada display. Itu terlihat dari tingkat kecerahan dan kualitas visualnya,” kata Ardy.
Ardy menambahkan, bagi Sharp, pengembangan smartphone bukan sekadar mengikuti tren pasar, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perangkat elektronik yang semakin terintegrasi.
Pendekatan ini juga sejalan dengan evolusi perangkat digital yang semakin mengandalkan konektivitas dan komputasi cerdas dalam penggunaan sehari-hari.
















































