ROG Absen, Infinix dan Nubia Berpeluang Jadi Raja Smartphone Gaming

9 hours ago 4

Selular.ID – Raja smartphone gaming yakni Republic of Gaming (ROG) Asus dikabarkan tidak akan meluncurkan produknya pada tahun 2026 ini.

Alasan vendor smartphone dan gadget asal Taiwan ini bakal absen dari pasar ponsel pada 2026, tentu saja karena kelangkaan komponen.

Kabar ini mencuat setelah situs berita Taiwan yang mengabarkan seputar bisnis rantai pasokan (supply chain) industri teknologi global, DigiTimes menyebut Asus telah menyebar pemberitahuan penghentian divisi smartphone, awal tahun ini.

Menurut situs tersebut, Asus memberikan pemberitahuan kepada mitra distributor bahwa divisi smartphone hanya akan beroperasi hingga 31 Desember 2025 saja.

Pemberitahuan itu disebar Asus setelah distributor mengaku kesulitan mendapatkan ponsel Asus selama beberapa waktu terakhir.

Asus juga disebut sudah menghubungi perusahaan mitra telekomunikasi, terkait rencana penghentian operasional divisi smartphone mereka.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dengan kata lain, tidak ada model ponsel baru dari Asus untuk tahun ini.

Baca juga:

Baik itu dari lini seri Zenfone maupun ponsel gaming ROG Phone seperti Zenfone 13 Ultra dan ROG Phone 10 yang idealnya rilis tahun ini.

Namun sejumlah pengamat menilai upaya itu secara tersirat menunjukkan bahwa Asus bakal diam-diam bakal keluar dari pasar smartphone.

Walaupun demikain, kepastian ini perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Asus langsung.

Alasan terkait absennya HP Asus pada tahun ini juga belum terungkap.

Boleh jadi, tren kelangkaan hingga kenaikan harga chip memori menjadi salah satu penyebabnya.

Selain itu, biaya komponen, tarif impor, hingga pelambatan penjualan smartphone juga kemungkinan mendorong Asus untuk merenungkan ulang bisnis ponsel.

Raja Smartphone Gaming

Asus dikenal sebagai raja smartphone gaming saat meluncurkan Republic of Gaming (ROG) Phone pada tahun 2018.

Hal tersebut yang menjadikan Asus sebagai salah satu vendor ponsel yang menawarkan smartphone gaming.

Namun sejak ROG Phone 9 Pro yang rilis pada akhir tahun 2024, Asus tidak lagi menelurkan suksesornya termasuk pada tahun 2025.

Absennya ROG ini tentu membuat sejumlah vendor smartphone lain berlomba-lomba ingin menggantikan tempat dari produk Asus tersebut.

Sejumlah vendor smartphone tentunya ingin menjadi raja handphone gaming di Indonesia.

Apalagi, perkembangan game mobile hingga komunitas esports di Indonesia semakin meluas hingga sekarang.

Peluang Infinix dan Nubia

Infinix misalnya, sejak tahun 2020 terus menerus mengeluarkan produk handphone gaming hingga sekarang.

Jika biasanya Infinix terkenal menawarkan smartphone murah tetapi berkualitas, tetapi berbeda saat mereka memasarkan smartphone gaming.

Contoh saja Infinix GT 50 Pro 5G yang mereka banderol di atas Rp7 jutaan dan memang memiliki sepesifikasi gaming.

Tidak hanya Infinix, Nubia juga dalam beberapa tahun terakhir ini terus mengeluarkan handphone gaming.

Mulai dari handphone gaming flagship seperti Redmagic hingga smartphone gaming dengan harga yang terjangkau, misalnya Neo Series.

Tidak main-main produk handphone gaming dari dua vendor ini memiliki spesifikasi layaknya ROG.

Misalnya saja, ada kipas pendingin di dalam produk, layar ponsel yang smooth saat bermain hingga chipset yang mumpuni.

Read Entire Article
Global Food