LG Serahkan Instalasi Seni Sampah Elektronik untuk Edukasi Lingkungan

6 hours ago 3

Selular.ID – LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi yang dibuat dari sampah elektronik kepada SDN 8 Ragunan, Jakarta Selatan, pada 26 Februari 2026.

Inisiatif ini menjadi bagian dari kampanye edukasi lingkungan yang dijalankan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai dampak limbah elektronik serta pentingnya pengelolaan perangkat teknologi secara bertanggung jawab.

LG Electronics Indonesia menyampaikan bahwa instalasi seni tersebut dibuat dari berbagai komponen perangkat elektronik bekas yang sudah tidak terpakai.

Melalui pendekatan visual berbasis seni, perusahaan berupaya menyampaikan pesan tentang pengelolaan electronic waste atau e-waste, yakni limbah dari perangkat elektronik yang telah mencapai akhir masa pakainya.

Penempatan instalasi di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu siswa mengenali berbagai jenis perangkat elektronik sekaligus memahami bagaimana material di dalamnya dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

Program ini menjadi bagian dari upaya LG dalam memperluas edukasi mengenai isu lingkungan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi.

Perusahaan menilai bahwa meningkatnya penggunaan perangkat elektronik di rumah tangga, sekolah, dan tempat kerja berpotensi meningkatkan volume limbah elektronik apabila tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai pengelolaannya.

Kampanye edukasi ini juga merupakan kelanjutan dari berbagai program lingkungan yang sebelumnya telah dijalankan LG Electronics Indonesia.

Pada September 2025, perusahaan kembali menggelar kampanye hijau yang menitikberatkan pada peningkatan literasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah elektronik di Indonesia.

Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat memahami siklus hidup perangkat elektronik, mulai dari penggunaan hingga tahap pembuangan atau daur ulang yang aman bagi lingkungan.

Dalam kampanye tersebut, LG menyoroti pentingnya sistem pengelolaan e-waste yang tepat karena perangkat elektronik umumnya mengandung komponen seperti logam berat dan bahan kimia tertentu.

Apabila dibuang tanpa pengolahan yang benar, material tersebut berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan.

Selain fokus pada isu limbah elektronik, LG Electronics Indonesia juga menjalankan berbagai program edukasi lingkungan lain yang melibatkan generasi muda.

Pada Februari 2024, perusahaan menginisiasi program yang mengajak pelajar untuk memahami persoalan food waste dan ketahanan pangan di Indonesia.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, LG mendorong siswa untuk memahami hubungan antara pola konsumsi, limbah makanan, dan keberlanjutan lingkungan.

Rangkaian program yang melibatkan pelajar ini mencerminkan pendekatan edukasi jangka panjang yang dijalankan LG di Indonesia.

Perusahaan menilai bahwa peningkatan kesadaran terhadap isu lingkungan perlu dimulai sejak usia sekolah agar generasi muda memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan antara teknologi, konsumsi, dan keberlanjutan lingkungan.

Upaya edukasi tersebut juga sejalan dengan komitmen keberlanjutan LG Electronics secara global.

Perusahaan sebelumnya menetapkan target penggunaan lebih dari 500 ribu ton plastik daur ulang dalam berbagai produk elektronik hingga tahun 2030.

Target ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan pemanfaatan material hasil daur ulang dalam proses produksi sekaligus mengurangi penggunaan plastik baru.

Dalam implementasinya, LG menggunakan plastik daur ulang pada berbagai kategori produk, termasuk perangkat elektronik rumah tangga dan produk teknologi konsumen.

Pendekatan ini dirancang untuk memperpanjang siklus pemanfaatan material yang sudah ada sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi perangkat baru.

Strategi tersebut juga mencerminkan tren yang semakin berkembang di industri teknologi global, di mana produsen perangkat elektronik mulai mengadopsi prinsip ekonomi sirkular.

Konsep ini menekankan pemanfaatan kembali material, peningkatan efisiensi sumber daya, serta pengurangan limbah melalui desain produk yang lebih berkelanjutan.

Melalui penyerahan instalasi seni dari sampah elektronik di SDN 8 Ragunan, LG Electronics Indonesia memperluas pendekatan edukasi lingkungan dengan memanfaatkan medium yang lebih mudah dipahami oleh pelajar.

Perusahaan berharap program ini dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai pengelolaan limbah elektronik sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih memahami dampak penggunaan teknologi terhadap lingkungan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian inisiatif keberlanjutan LG di Indonesia yang mencakup edukasi publik, kampanye lingkungan, serta dukungan terhadap upaya pengurangan limbah elektronik.

Dengan melibatkan institusi pendidikan dan generasi muda, perusahaan berupaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan teknologi secara lebih bertanggung jawab di masa depan.

Baca Juga: LG Perkuat Edukasi Cuci Higienis dan Dorong Adopsi Mesin Cuci Berbasis AI di Indonesia

Read Entire Article
Global Food