Selular.ID – J&T Express bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (Kementerian UMKM RI) memperluas program Jawara Lokal J&T Express ke empat wilayah, yakni Aceh, Sumatera Barat, Bali–Nusa Tenggara Barat, serta Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program kurasi UMKM ini membuka pendaftaran mulai September 2026 dengan manfaat berupa dana pengembangan usaha hingga Rp15 juta, diskon ongkos kirim, dan dukungan promosi bagi peserta terpilih.
Perluasan tersebut dilakukan setelah pelaksanaan perdana Jawara Lokal J&T Express di Sulawesi Selatan pada 11 Agustus 2026 mendapat respons dari pelaku UMKM dan dukungan pemerintah daerah.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian Selebrasi 11 Tahun J&T Express di Indonesia, dengan UMKM menjadi salah satu kelompok usaha yang berada dalam ekosistem layanan logistik perusahaan.
Manager Public Affairs J&T Express Adriansyah Halim mengatakan, program tersebut dirancang untuk memperluas dukungan kepada UMKM di berbagai daerah.
Menurutnya, dukungan tidak hanya diberikan melalui layanan pengiriman, tetapi juga diarahkan pada pengembangan usaha dan perluasan akses pasar.
“Selama 11 tahun beroperasi di Indonesia, kami melihat bahwa UMKM memiliki peran penting dalam ekosistem J&T Express, mengingat banyak pelaku usaha menggunakan layanan kami untuk mendistribusikan produknya kepada konsumen,” ujar Adriansyah.
Ia menambahkan, Jawara Lokal J&T Express menjadi salah satu upaya perusahaan untuk memberikan dukungan yang lebih luas kepada pelaku usaha lokal.
Program tersebut juga diarahkan untuk membantu UMKM mengembangkan bisnis dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
Lima UMKM Terbaik Tiap Wilayah Dapat Rp15 Juta
Jawara Lokal J&T Express merupakan program kurasi bisnis yang ditujukan bagi UMKM lokal dengan sejumlah persyaratan. Peserta harus memiliki usia usaha minimal satu tahun dan omzet sekurang-kurangnya Rp3 juta per bulan.
Selain persyaratan usaha, peserta wajib memiliki legalitas dan perizinan sesuai kategori produk yang dijual.
Salah satu dokumen yang dipersyaratkan adalah Nomor Induk Berusaha (NIB), sedangkan produk tertentu harus memenuhi sertifikasi atau perizinan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses seleksi dilakukan melalui dua tahap, yakni seleksi administrasi dan wawancara. Kurasi melibatkan Kementerian UMKM RI bersama dinas daerah yang menangani sektor UMKM di masing-masing wilayah.
Dari proses tersebut, lima UMKM terbaik di setiap wilayah akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Paket dukungan mencakup dana pengembangan usaha sebesar Rp15 juta untuk setiap UMKM terpilih, diskon ongkos kirim J&T Express sebesar 30%, serta dukungan promosi.
Skema tersebut menempatkan layanan logistik sebagai salah satu bagian dari dukungan pengembangan bisnis. Bagi UMKM yang menjual produk secara daring, ongkos kirim menjadi salah satu komponen dalam proses distribusi barang dari penjual menuju konsumen.
Dukungan promosi juga menjadi bagian dari paket yang diberikan kepada UMKM terpilih. Sementara dana pengembangan usaha dapat digunakan untuk kebutuhan pengembangan bisnis sesuai kebutuhan masing-masing penerima.
Kementerian UMKM Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta
Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM RI Ari Anindya Hartika mengapresiasi pelaksanaan Jawara Lokal J&T Express sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
Menurut Ari, penguatan UMKM membutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan karena pelaku usaha di daerah masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan skala bisnis sekaligus memperluas akses distribusi.
“UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masih banyak pengusaha UMKM yang menghadapi tantangan dalam pengembangan skala usaha, serta akses distribusi untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Ari.
Ia menyebut kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dapat menghadirkan dukungan yang lebih relevan bagi pelaku UMKM.
Melalui program seperti Jawara Lokal J&T Express, Kementerian UMKM berharap lebih banyak usaha daerah memperoleh kesempatan untuk memperkuat kapasitas dan memanfaatkan peluang pasar.
Aspek pemasaran dan digitalisasi menjadi salah satu area yang berada dalam perhatian Kementerian UMKM.
Bagi pelaku usaha mikro, kemampuan memasarkan produk melalui kanal digital perlu berjalan beriringan dengan kesiapan operasional, termasuk pemenuhan pesanan dan distribusi produk kepada pelanggan.
Dalam konteks tersebut, layanan logistik menjadi bagian dari rantai aktivitas perdagangan digital. Produk yang dipasarkan melalui kanal online tetap membutuhkan proses pengiriman agar dapat sampai kepada konsumen di wilayah berbeda.

Pendaftaran Dibuka di Empat Wilayah
J&T Express saat ini membuka pendaftaran Jawara Lokal untuk empat wilayah. Masing-masing wilayah memiliki tautan dan batas akhir pendaftaran yang berbeda.
Untuk Sumatera Barat, pendaftaran dibuka hingga 24 September 2026. Pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan dapat mendaftarkan usaha melalui tautan https://bit.ly/DaftarJawaraLokalSumbar.
Selanjutnya, pendaftaran untuk Aceh berlangsung hingga 29 September 2026 melalui https://bit.ly/DaftarJawaraLokalAceh.
Sementara itu, pelaku UMKM di Bali dan Nusa Tenggara Barat dapat mendaftarkan usahanya hingga 4 Oktober 2026 melalui https://bit.ly/DaftarJawaraLokalBaliNTB.
Batas waktu yang sama berlaku bagi UMKM di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendaftaran tersedia melalui https://bit.ly/DaftarJawaraLokalJatengDIY dan ditutup pada 4 Oktober 2026.
Peserta perlu memastikan kelengkapan dokumen legalitas serta persyaratan usaha sebelum mengikuti proses kurasi. Setelah seleksi administrasi, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti tahap wawancara bersama Kementerian UMKM RI dan dinas terkait di daerah.
Perluasan wilayah tersebut menjadi kelanjutan dari pelaksanaan Jawara Lokal J&T Express di Sulawesi Selatan.
Program perdana yang digelar pada 11 Agustus 2026 menjadi dasar perluasan program ke empat wilayah berikutnya setelah mendapatkan respons positif dari pelaku usaha dan pemerintah daerah.
Bagi J&T Express, perluasan Jawara Lokal juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 11 tahun operasional perusahaan di Indonesia.
Selama periode tersebut, perusahaan menyatakan UMKM menjadi bagian penting dalam ekosistem pengiriman karena banyak pelaku usaha memanfaatkan layanan logistik untuk mendistribusikan produk kepada konsumen.
Melalui program ini, dukungan J&T Express kepada UMKM diperluas dari aspek pengiriman menuju pengembangan usaha, promosi, dan akses pasar.
Sementara dari sisi pemerintah, keterlibatan Kementerian UMKM RI diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal melalui kolaborasi dengan sektor swasta.
Empat wilayah yang saat ini membuka pendaftaran akan menjadi tahap lanjutan Jawara Lokal J&T Express setelah Sulawesi Selatan.
Program tersebut memberikan kesempatan kepada UMKM yang memenuhi kriteria untuk mengikuti kurasi dan memperoleh paket dukungan pengembangan usaha sesuai hasil seleksi.
Baca Juga: J&T Express Tutup Roadshow Connect Preneur di Jakarta
















































