Salesforce dan Google Cloud Sulap Agen AI di Dreamforce 2026

8 hours ago 6

Selular.ID – Salesforce dan Google Cloud resmi memperluas kemitraan strategis mereka dalam gelaran Dreamforce 2026, baru-baru ini.

Kerja sama ini ditujukan untuk mengatasi hambatan akibat fragmentasi sistem perusahaan dengan menyatukan data, agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta aplikasi ke dalam satu ekosistem terhubung.

Melalui integrasi ini, Salesforce mulai menjalankan platform infrastruktur tepercaya Hyperforce di atas Google Cloud secara native.

Di saat yang sama, Salesforce mengintegrasikan arsitektur headless miliknya dengan Gemini Enterprise dari Google Cloud.

Langkah ini memungkinkan agen AI di kedua platform menalar serta mengeksekusi alur kerja berdasarkan data bisnis yang sama tanpa memerlukan integrasi khusus (custom integration).

Meir Amiel, Presiden sekaligus Chief Trust and Infrastructure Officer Salesforce, , menegaskan bahwa migrasi ke Google Cloud tidak akan mengubah standar keamanan yang selama ini dipegang perusahaan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, Hyperforce yang berjalan di atas Google Cloud menerapkan standar keamanan, kepatuhan, serta ketahanan tinggi.

“Sehingga perusahaan memperoleh fleksibilitas infrastruktur tanpa mengorbankan tingkat kepercayaan pelanggan,”terang Meir.

Penguatan Infrastruktur Hyperforce dan Gemini Enterprise
Penerapan Hyperforce di Google Cloud saat ini telah menangani trafik pelanggan pada lingkungan produksi.

Salesforce dijadwalkan mulai memigrasikan pelanggan tertentu di wilayah Amerika Serikat pada kuartal IV 2026, sebelum memperluas jangkauan ke wilayah lain seperti Jerman pada 2027.

Kevin Ichhpurani, President Global Partner Ecosystem Google Cloud, menyatakan bahwa AI perusahaan hanya memberikan hasil optimal jika agen AI memahami konteks bisnis serta mampu bertindak berdasarkan konteks tersebut.

“Integrasi Salesforce ke dalam Gemini Enterprise memberi kemampuan bagi pelanggan untuk membangun agen AI tepercaya yang dapat mengakses alur kerja Sales, Service, Finance, hingga Advertising,”terang Kevin.

Kolaborasi ini memanfaatkan standar terbuka Model Context Protocol (MCP) untuk menjamin interoperabilitas native.

Selain itu, integrasi analitik Tableau di dalam Gemini Enterprise memanfaatkan Tableau MCP guna menjaga tata kelola, keamanan tingkat baris (row-level security), dan konsistensi model semantik pada setiap respons agen AI.

Integrasi Agentforce dan Universal Commerce Protocol
Di sisi pengembangan agen AI otonom, pengguna platform Agentforce milik Salesforce kini dapat memanfaatkan model Gemini secara native.

Kehadiran model terbaru Google ini mendukung Prompt Builder dan Reasoning Engine pada Agentforce untuk memproses interaksi real-time maupun multimodal.

Produsen peralatan rumah tangga SharkNinja menjadi salah satu perusahaan yang telah mengadopsi integrasi teknologi ini.

Evan Gerber, VP of AI and Emerging Technology SharkNinja, menjelaskan bahwa penggabungan kemampuan multimodal Gemini Live, dengan Agentforce memungkinkan perusahaan menghadirkan panduan produk interaktif yang mempertahankan konteks interaksi pelanggan dari tahap awal penyiapan hingga layanan dukungan.

Kerja sama keduanya menyasar sektor perdagangan digital melalui Commerce Cloud.

Mulai musim gugur 2026, konsumen dapat menemukan dan membeli produk secara langsung via Google Search, AI Mode, serta aplikasi Gemini menggunakan mekanisme checkout berbasis Universal Commerce Protocol (UCP).

Integrasi feed katalog produk ke Google Merchant Center dapat dilakukan secara native melalui Business Manager.

Velia Carboni, CIO SharkNinja,  menambahkan bahwa checkout berbasis UCP memangkas alur penemuan hingga transaksi produk di kanal Google.

Sementara proses pembayaran dan pengelolaan pesanan tetap diselesaikan secara aman di dalam infrastruktur Commerce Cloud.

Fondasi Data Terpadu dan Jadwal Ketersediaan
Pada lapisan data, Salesforce Data 360 dan Google BigQuery memperluas fitur berbagi data tanpa duplikasi (Zero Copy) ke lebih banyak wilayah operasional.

Kedua perusahaan mengadopsi standar terbuka Iceberg REST Catalog serta mengaktifkan koneksi Private Connect guna menjamin keamanan pertukaran data semantik dua arah.

Berdasarkan jadwal resmi perusahaan, Agentforce Reasoning Engine dengan Gemini serta integrasi Catalog Feed telah tersedia secara umum (generally available).

Layanan Salesforce Federated Connector untuk Gemini saat ini berada dalam tahap Private Preview dan ditargetkan rilis umum pada akhir Oktober 2026.

Baca Juga:Survei Salesforce: 70% Responden Lebih PD Bekerja Dengan AI

Sementara itu, integrasi Universal Commerce Protocol dijadwalkan beroperasi penuh mulai 26 Oktober 2026, disusul ketersediaan umum Hyperforce di Google Cloud untuk kawasan Amerika Utara pada November 2026.

Read Entire Article
Global Food