Selular.ID – Flip meluncurkan Flip Kasir, solusi pembayaran offline bagi merchant yang dikembangkan bersama Paytm, perusahaan pembayaran digital asal India.
Produk ini dirancang untuk membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, mengelola transaksi digital secara lebih cepat melalui teknologi Soundbox yang memberikan konfirmasi pembayaran secara real-time.
Peluncuran Flip Kasir berlangsung di tengah penguatan kerja sama ekonomi digital antara Indonesia dan India.
Momentum tersebut sejalan dengan kesepakatan kedua negara untuk mempererat kolaborasi di bidang teknologi, infrastruktur digital, serta ekosistem startup, termasuk rencana integrasi sistem pembayaran Unified Payments Interface (UPI) India dengan sistem pembayaran Indonesia.
CEO dan Co-Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, mengatakan meningkatnya penggunaan pembayaran digital membuat merchant membutuhkan sistem yang mampu mempercepat proses transaksi sekaligus mengurangi pekerjaan manual.
Menurutnya, kolaborasi dengan Paytm memungkinkan Flip menghadirkan teknologi yang telah digunakan dalam skala besar di India, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha di Indonesia.
Flip Kasir merupakan perluasan layanan Flip dari sektor pembayaran digital menuju solusi yang mendukung operasional merchant offline.
Perangkat ini memanfaatkan teknologi Soundbox, yaitu perangkat yang memberikan notifikasi suara secara otomatis setiap kali pembayaran digital berhasil diterima.
Sistem tersebut membantu merchant mengetahui status pembayaran tanpa harus memeriksa aplikasi atau mutasi rekening secara manual, sehingga proses pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih cepat dan akurat.
Teknologi Soundbox pertama kali dikembangkan Paytm pada 2019 dan kini telah digunakan oleh jutaan merchant di India.
Melalui kerja sama ini, Flip mengadaptasi pengalaman tersebut untuk pasar Indonesia dengan mempertimbangkan karakteristik transaksi lokal, khususnya penggunaan QRIS yang terus meningkat.
Sebelum diluncurkan secara lebih luas, Flip Kasir telah diperkenalkan kepada sejumlah merchant terpilih di berbagai sektor usaha.
Mulai dari warung, restoran waralaba, hingga toko elektronik, para mitra disebut telah memanfaatkan fitur konfirmasi pembayaran real-time untuk mempercepat proses transaksi sekaligus mengurangi risiko kesalahan verifikasi pembayaran.
Peluncuran Flip Kasir juga didukung oleh tren pertumbuhan pembayaran digital di Indonesia.
Berdasarkan data Bank Indonesia, hingga semester pertama 2025 terdapat sekitar 57 juta pengguna QRIS dan 39,3 juta merchant yang telah bergabung dalam ekosistem tersebut.
Dari jumlah itu, lebih dari 93 persen merchant merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada periode yang sama, transaksi melalui QRIS mencapai 6,05 miliar transaksi dengan total nilai sekitar Rp579 triliun.
Angka tersebut menunjukkan pembayaran berbasis QR Code telah menjadi salah satu metode transaksi utama di berbagai sektor perdagangan, mulai dari usaha mikro hingga jaringan ritel modern.
Peluang penggunaan solusi seperti Flip Kasir juga semakin terbuka seiring berkembangnya implementasi QRIS Antarnegara.
Konektivitas pembayaran lintas negara memungkinkan merchant Indonesia menerima pembayaran dari wisatawan maupun konsumen dari negara mitra tanpa memerlukan sistem pembayaran yang berbeda.
Bagi UMKM, perkembangan tersebut membuka peluang memperluas pasar di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi regional.
Founding Managing Partner Insignia Ventures Partners sekaligus investor Flip, Yinglan Tan, menilai kolaborasi antara Flip dan Paytm memiliki arti strategis bagi perkembangan industri teknologi finansial di kawasan.
Menurutnya, kemitraan tersebut menunjukkan semakin pentingnya Indonesia sebagai pasar inovasi fintech global, sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan Flip mengadaptasi teknologi yang telah terbukti di negara lain agar relevan dengan kebutuhan lokal.
Bagi Flip, kehadiran Flip Kasir merupakan bagian dari strategi memperluas portofolio layanan keuangan.
Perusahaan yang berdiri pada 2015 itu awalnya dikenal melalui layanan transfer antarbank tanpa biaya, kemudian mengembangkan berbagai layanan lain seperti remitansi internasional, pembayaran tagihan, layanan gaya hidup digital, hingga solusi bisnis melalui Flip for Business dan Flip Globe.
Dalam beberapa waktu terakhir, Flip juga memperluas layanan keuangan syariah melalui kemitraan dengan Bank Aladin Syariah untuk menghadirkan tabungan syariah digital di dalam aplikasi Flip.
Langkah tersebut melengkapi upaya perusahaan membangun ekosistem layanan keuangan yang dapat diakses oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
Menurut Rafi Putra Arriyan, Flip akan terus mengembangkan Flip Kasir agar tidak hanya berfungsi sebagai alat konfirmasi pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari solusi yang membantu merchant mengelola operasional usaha secara lebih efisien.
Pengembangan tersebut dilakukan sejalan dengan misi perusahaan untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah diakses, transparan, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat serta UMKM di Indonesia.
Baca Juga: Galaxy Z Flip 9 Dibatalkan, Samsung Bakal Fokus ke Fold


















































