Selular.ID – Qualcomm mengumumkan perluasan strategi bisnis semikonduktornya dengan menghadirkan Dragonwing sebagai merek chip baru yang difokuskan untuk pasar perusahaan, industri, jaringan, hingga data center.
Dragonwing sebelumnya telah digunakan Qualcomm sebagai identitas produk untuk sejumlah solusi industri dan Internet of Things (IoT).
Kini, perusahaan memperluas cakupan merek tersebut untuk menaungi portofolio teknologi yang ditujukan bagi kebutuhan komputasi perusahaan, kecerdasan buatan (AI), jaringan telekomunikasi, robotika, dan infrastruktur pusat data.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI global yang mendorong investasi besar-besaran pada infrastruktur data center.
Qualcomm melihat peluang untuk memperluas sumber pendapatan di luar pasar smartphone yang pertumbuhannya relatif lebih lambat dibandingkan sektor AI dan cloud computing.
Dalam beberapa tahun terakhir, Qualcomm memang secara konsisten membangun ekosistem Dragonwing untuk berbagai segmen industri.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Portofolio tersebut mencakup prosesor untuk robot industri, perangkat edge AI, jaringan perusahaan, hingga platform otomasi jaringan telekomunikasi berbasis AI.
Beberapa produk yang telah diperkenalkan antara lain Dragonwing IQ Series untuk robotika dan Dragonwing Q-Series untuk perangkat IoT serta komputasi industri.
Ekspansi Dragonwing ke ranah data center menjadi bagian dari strategi jangka panjang Qualcomm dalam memanfaatkan pengalaman perusahaan di bidang komputasi hemat daya.
Selama ini Qualcomm dikenal melalui desain prosesor berbasis arsitektur Arm yang digunakan secara luas pada smartphone. Pendekatan efisiensi energi tersebut kini dibawa ke pasar pusat data yang membutuhkan performa tinggi dengan konsumsi daya lebih rendah.
Fokus utama Dragonwing di data center adalah mendukung beban kerja AI, termasuk inferensi model kecerdasan buatan generatif yang semakin banyak digunakan perusahaan.
Inferensi merupakan proses ketika model AI yang telah dilatih digunakan untuk menghasilkan jawaban, analisis, atau prediksi secara real-time.
Sebelumnya, Qualcomm juga telah mengumumkan dua chip AI untuk data center, yaitu AI200 dan AI250.
Kedua produk tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas memori dan kinerja pemrosesan AI, sekaligus menawarkan efisiensi biaya operasional bagi operator pusat data dan perusahaan. Produk tersebut dijadwalkan memasuki tahap komersial pada 2026 dan 2027.
Penguatan bisnis data center juga sejalan dengan visi Qualcomm untuk menghadirkan komputasi AI di seluruh spektrum perangkat, mulai dari perangkat mobile, PC, edge computing, robotika, kendaraan, hingga pusat data.
Dalam presentasi perusahaan pada Computex 2026, Cristiano Amon,CEO Qualcomm menyoroti meningkatnya kebutuhan komputasi akibat perkembangan AI agentic atau sistem AI yang mampu mengambil tindakan secara lebih mandiri.
Selain data center, Dragonwing saat ini telah digunakan dalam berbagai solusi industri. Pada ajang CES 2026, Qualcomm memperkenalkan Dragonwing IQ10 Series untuk robot humanoid dan autonomous mobile robot (AMR).
Perusahaan juga menghadirkan sejumlah prosesor Dragonwing untuk perangkat edge AI, kamera pintar, sistem industri, dan infrastruktur jaringan generasi baru.
Bagi Qualcomm, pembentukan identitas Dragonwing yang lebih luas memungkinkan perusahaan memisahkan portofolio produk konsumen dan bisnis secara lebih jelas.
Snapdragon tetap menjadi merek utama untuk smartphone, PC konsumen, dan perangkat personal, sementara Dragonwing diposisikan sebagai payung teknologi untuk pelanggan korporasi dan industri.
Perkembangan ini menunjukkan semakin intensnya persaingan di pasar infrastruktur AI global. Selain Qualcomm, sejumlah perusahaan semikonduktor besar seperti Nvidia, AMD, dan Intel juga terus memperluas investasi pada teknologi komputasi AI dan data center.
Dengan membawa Dragonwing ke segmen tersebut, Qualcomm berupaya memperkuat posisinya dalam pasar yang diperkirakan akan terus tumbuh seiring meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor industri.
Baca Juga:Qualcomm Siapkan Chip AI Hemat Daya
Sumber utama artikel telah diverifikasi dan diperkaya dengan konteks resmi Qualcomm terkait brand Dragonwing, strategi AI, robotika, IoT, dan ekspansi data center.

















































