by.U Korea Kaja! Vol.3 Kumpulkan 2.000 Karya Anak Muda

4 hours ago 2

Selular.ID – by.U, brand telekomunikasi digital untuk anak muda dari Telkomsel, menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Program yang digelar di lima kota ini mengumpulkan 2.000 video submission dan menjadi wadah bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan dance sekaligus terhubung dengan komunitas pencinta K-Culture.

Jumlah submission Korea Kaja! Vol.3 meningkat sekitar 38% dibandingkan penyelenggaraan Vol.2 yang menerima lebih dari 1.450 submission.

Selain kompetisi daring, rangkaian roadshow di Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung menjangkau sekitar 10.000 penonton secara langsung serta lebih dari 60.000 penonton secara online.

Head of by.U Product Marketing Telkomsel Herman A. Prasetyo mengatakan Korea Kaja! dirancang untuk memberikan ruang bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap K-pop dan dance.

“Banyak anak muda Indonesia punya passion besar terhadap K-pop dan dance, tetapi belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah lebih jauh. Korea Kaja! kami hadirkan sebagai platform untuk berpartisipasi, mendapatkan pengalaman baru, dan membuka peluang nyata,” ujar Herman.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

12 Finalis Melaju ke Grand Final

Dari rangkaian kompetisi di lima kota, sebanyak 10 pemenang dan dua peserta yang memperoleh comeback chance berhasil melaju ke babak Grand Final. Ke-12 finalis kemudian menampilkan kemampuan mereka dengan membawa tema “Dance of Dreams”.

Tema tersebut merepresentasikan keberanian anak muda untuk mengambil kesempatan dan menjadikan setiap langkah sebagai bagian dari perjalanan menuju mimpi.

Konsep ini juga menjadi benang merah penyelenggaraan Korea Kaja! Vol.3, yang menggabungkan kompetisi dance dengan pengalaman komunitas K-Culture.

Grand Final menghadirkan Khloe Kim, SM Universe Dance Trainer, sebagai global dance judge dari Korea Selatan. Ia berkolaborasi dengan Asyifa Nadya Ivan atau Acipa yang bertindak sebagai local dance judge.

Keduanya memberikan penilaian dari perspektif global dan lokal. Aspek yang menjadi perhatian mencakup teknik, karakter, musikalitas, kepercayaan diri, serta kemampuan peserta membangun koneksi dengan penonton.

Khloe Kim menilai peserta Indonesia memiliki kesempatan untuk membawa karakter mereka sendiri ketika membawakan koreografi K-pop.

“Sebagai profesional di industri K-Pop, saya sangat antusias melihat bagaimana para dancer Indonesia akan menghadirkan energi dan karakter mereka sendiri dalam berbagai koreografi ikonik,” kata Khloe.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut mengikuti gerakan, tetapi juga perlu menunjukkan kualitas penampilan dan kehadiran di atas panggung yang dapat menarik perhatian audiens.

Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, menyampaikan bahwa Korea Kaja! dihadirkan sebagai platform bagi anak muda Indonesia untuk menyalurkan passion terhadap K-pop dan dance, mendapatkan pengalaman baru, serta membuka peluang nyata untuk mengembangkan kemampuan dan melangkah lebih jauh.Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, menyampaikan bahwa Korea Kaja! dihadirkan sebagai platform bagi anak muda Indonesia untuk menyalurkan passion terhadap K-pop dan dance, mendapatkan pengalaman baru, serta membuka peluang nyata untuk mengembangkan kemampuan dan melangkah lebih jauh.

Jangkau 10.000 Penonton di Lima Kota

Penyelenggaraan Korea Kaja! Vol.3 berlangsung melalui rangkaian kegiatan di lima kota, yakni Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung. Program tersebut didukung lebih dari 20 mitra komunitas.

Dari keseluruhan rangkaian, by.U mencatat sekitar 10.000 orang menyaksikan kegiatan secara langsung. Sementara itu, jangkauan secara online mencapai lebih dari 60.000 penonton.

Pertumbuhan jumlah submission dan jangkauan kegiatan menjadi bagian dari perkembangan program Korea Kaja!. Pada Vol.2, kompetisi menerima lebih dari 1.450 video submission. Tahun ini jumlahnya mencapai 2.000 karya.

Bagi by.U, format kompetisi tersebut juga menjadi cara untuk mendekatkan layanan dan aktivitas brand dengan minat anak muda. K-pop dan K-Culture menjadi konteks utama yang digunakan untuk membangun interaksi antara peserta, komunitas, dan penonton.

Selain jalur kompetisi RPD, Korea Kaja! Vol.3 masih menyediakan kesempatan bagi pelanggan by.U untuk mendapatkan pengalaman ke Korea. Kesempatan tersebut dapat diikuti melalui pembelian Paket K-Popers Modal Kuota dan penukaran uCoin.

Program penukaran tersebut masih berlangsung hingga 30 September 2026. Artinya, rangkaian Korea Kaja! Vol.3 belum sepenuhnya berakhir meski babak Grand Final RPD telah digelar.

Telkomsel melalui by.U menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” di Jakarta (6/9). Sebagai puncak rangkaian kegiatan di lima kota, program ini membuka kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk ubah kecintaan K-Culture jadi pengalaman serta peluang nyata.Telkomsel melalui by.U menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” di Jakarta (6/9). Sebagai puncak rangkaian kegiatan di lima kota, program ini membuka kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk ubah kecintaan K-Culture jadi pengalaman serta peluang nyata.

Pengalaman Peserta Jadi Bagian Program

Pengalaman dari penyelenggaraan sebelumnya turut menjadi bagian dari perjalanan Korea Kaja! Vol.3. Pemenang RPD Korea Kaja! Vol.2, Diva Dovendra, menyebut kompetisi tersebut memberikan ruang bagi dancer untuk menunjukkan kemampuan sekaligus karakter mereka.

“Menurut saya, Korea Kaja! adalah ruang bagi para dancer untuk menunjukkan kemampuan dan karakter identitas mereka. Pengalaman tahun lalu membuat saya semakin percaya diri untuk tampil dan mengekspresikan diri,” ujar Diva.

Diva juga menantikan penampilan para peserta Vol.3 untuk melihat kemampuan mereka dalam menunjukkan karakter dan kualitas penampilan di panggung.

Penyelenggaraan Korea Kaja! Vol.3 memperlihatkan bagaimana aktivitas berbasis komunitas dapat dipadukan dengan kanal digital untuk menjangkau audiens muda.

Sebanyak 2.000 video submission menjadi bagian utama kompetisi, sementara aktivitas offline di lima kota memperluas interaksi dengan komunitas K-Culture.

Setelah Grand Final pada 6 September, jalur program melalui Paket K-Popers Modal Kuota dan penukaran uCoin masih terbuka hingga 30 September 2026.

by.U menempatkan kesempatan tersebut sebagai kelanjutan pengalaman Korea Kaja! Vol.3 bagi pelanggan dan komunitas anak muda yang mengikuti rangkaian program.

Baca Juga: Random Play Dance Terbesar, by.U KOREA KAJA Vol.2 Sukses Nasional

Read Entire Article
Global Food