
BERBICARA soal Superman, tentu tidak lepas dari musuh utamanya, Lex Luthor. Sama halnya seperti Superman, Lex Luthor juga memiliki sejarah panjang di layar lebar.
Di film Superman 2025, yang disutradarai James Gunn, Lex Luthor diperankan oleh Nicholas Hoult. Tidak hanya tampil botak, di film Superman versi James Gunn juga ditampilkan sebagai sosok dengan gaya elegan dan dari kalangan atas, serta tampan.
“Tim rias sangat brilian. Mag Lowe dan Alexei Dmitriew sudah pernah bekerja sama dengan saya sebelumnya, mereka menangani riasan karakter Beast dalam film X-Men. Mereka luar biasa, saya bisa menunjukkan gambar dari komik dan berkata, “Begini cara saya memandang Lex.” Dan mereka akan melakukan sentuhan halus, bermain dengan bagian-bagian wajah saya,” kata Nicholas Hoult mengenai penampilannya sebagai Lex Luthor di film Superman, dikutip Media Indonesia, Selasa, (8/7), dalam wawancara bersama DC Studios dan Warner Bros.
Sementara itu, desainer kostum Superman 2025, Judianna Makovsky, menurut Hoult, secara luar biasa bisa menggambar kostum yang membuat aktor merasa seperti karakter yang ada di filmnya dan merasa menjadi bagian dari dunia di dalam film secara autentik.
“Tapi dia juga memberikan sentuhan halus lagi dalam palet warna dan detail kecil yang membuat semakin merasa seperti karakter tersebut. Hal-hal itu semua berkontribusi pada keseluruhan (tampilan Lex Luthor),” lanjut Hoult.
Untuk memperdalam karakter Lex Luthor, Hoult juga membaca komik All-Star Superman. Di beberapa bagian, ada saat ketika Clark Kent mengunjungi Lex di penjara, dan dia sedang berlatih di gym sambil memamerkan otot-ototnya.
“Dan saya pikir itu juga bagian dari psikologi Lex yang ingin saya gambarkan, dia sangat termotivasi, jelas sangat cerdas dan fokus dalam apa yang dia coba capai, juga dalam upaya puncak dari apa yang bisa dicapai seorang laki-laki secara fisik. Saya ingin dia merasa kuat secara fisik dan berlatih untuk itu sehingga ada unsur dalam pikirannya yang percaya, jika ada pertarungan adil antara dia dan Superman, dan Superman tidak memiliki kekuatan, maka dia bisa bertahan,” jelas Hoult.
Namun, untuk memerankan Lex versi Hoult, ia selalu kembali ke naskah, sang sutradara, dan cerita di filmnya. Bagaimana Lex berfungsi dalam dunia di cerita Superman, motivasi, manipulasi, dan strateginya.
“Tapi hal yang menyenangkan sebagai aktor adalah Anda bisa kembali melalui berbagai era komik dan melihat cerita mana yang mungkin sesuai, atau mana yang secara emosional terasa memberikan makna lebih bagi apa yang ada di naskah secara pribadi. Tidak ada unsur saya berpikir, “Saya ingin mencoba melakukan sesuatu yang sangat berbeda dengan Lex Luthor dan menjadikannya milik saya sendiri,” karena itu akan menjadi cara yang tidak jujur untuk mendekatinya,” papar Hoult. (Z-1)