Selular.ID – Acer memperkenalkan generasi terbaru perangkat mobile dan wearable dalam ajang Computex 2026 di Taiwan. Produk yang diumumkan meliputi lini tablet Acer Iconia Duo Series dan dua perangkat kacamata pintar, yakni Acer AR Vision GR0 serta Acer GI0 AI Glasses.
Kehadiran perangkat baru ini menjadi bagian dari strategi Acer untuk menghadirkan ekosistem produktivitas yang lebih fleksibel, menggabungkan komputasi mobile, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi augmented reality (AR) dalam satu pengalaman yang terhubung.
Peluncuran tersebut mencakup tiga model tablet terbaru, yaitu Acer Iconia Duo S14, Acer Iconia Duo S12, dan Acer Iconia Duo D12.
Ketiganya menjadi tablet pertama Acer yang mengadopsi rasio layar 3:2, format yang dirancang untuk memberikan ruang kerja vertikal lebih luas dibandingkan rasio layar konvensional sehingga lebih nyaman digunakan untuk produktivitas maupun konsumsi konten.
Selain memperbarui portofolio tablet Android, Acer juga memperluas kehadirannya di segmen perangkat wearable melalui Acer AR Vision GR0 dan Acer GI0 AI Glasses.
Kedua perangkat tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna yang semakin mengandalkan mobilitas tinggi, kolaborasi digital, serta interaksi berbasis AI dalam aktivitas sehari-hari.
Acer Iconia Duo S14 menjadi model tertinggi dalam jajaran tablet terbaru tersebut.
Perangkat ini mengusung layar OLED 14,2 inci beresolusi 2.8K dengan refresh rate 120Hz dan cakupan warna 100 persen DCI-P3 yang umum digunakan dalam industri kreatif untuk memastikan akurasi warna.
Tablet ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8300 dan menjalankan sistem operasi Android 16.

Spesifikasi tersebut menempatkan Iconia Duo S14 sebagai perangkat yang menyasar profesional kreatif, mulai dari desainer grafis hingga pekerja yang membutuhkan kemampuan multitasking tinggi.
Dukungan Active Stylus, keyboard opsional, serta magnetic kickstand memungkinkan perangkat digunakan sebagai media menggambar digital maupun perangkat kerja portabel.
Untuk kebutuhan konektivitas, Acer menyematkan dua port USB Type-C dan dukungan DisplayPort input maupun output.
Konfigurasi tersebut memungkinkan tablet berfungsi sebagai monitor eksternal portabel atau menampilkan konten ke layar yang lebih besar saat presentasi dan kolaborasi kerja.
Di bawahnya terdapat Acer Iconia Duo S12 yang mengusung layar OLED 12,2 inci dengan resolusi 2.8K dan tingkat kecerahan hingga 600 nits.
Tablet ini ditenagai MediaTek Dimensity 7400 dan tetap menjalankan Android 16. Acer memposisikannya sebagai perangkat premium yang lebih ringkas untuk kalangan profesional, ilustrator digital, dan pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Sementara itu, Acer Iconia Duo D12 hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau.
Tablet ini menggunakan layar 12,2 inci beresolusi 2400 x 1600 piksel dengan refresh rate 90Hz dan ditenagai chipset MediaTek Helio G99 yang dipadukan dengan RAM 8GB.
Meski berada di segmen berbeda, perangkat ini tetap mempertahankan rasio layar 3:2 yang menjadi identitas baru lini tablet Acer.
Ketiga model mendukung ekspansi penyimpanan melalui kartu microSD hingga 1TB dan menawarkan daya tahan baterai hingga 10 jam berdasarkan pengujian internal Acer.
Dukungan stylus dan aksesori produktivitas juga tersedia di seluruh lini untuk memberikan fleksibilitas penggunaan.
Di sektor wearable, Acer memperkenalkan AR Vision GR0, sebuah kacamata augmented reality yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual imersif.
Perangkat ini menggunakan dua panel micro OLED Full HD yang mampu menghasilkan tampilan virtual setara layar berukuran 172 inci dari jarak pandang sekitar enam meter.

Teknologi tersebut memungkinkan pengguna menikmati pengalaman gaming, hiburan, pembelajaran, maupun pekerjaan dengan tampilan layar besar tanpa harus membawa monitor tambahan.
Kacamata ini juga mendukung tampilan konten dua dimensi dan tiga dimensi serta kompatibel dengan perangkat Android, iOS, dan Windows melalui koneksi kabel.
Untuk kebutuhan AI yang lebih personal, Acer menghadirkan GI0 AI Glasses.
Perangkat ini mengintegrasikan kemampuan kecerdasan buatan berbasis Google Gemini yang dapat digunakan melalui perintah suara.
Fitur yang tersedia mencakup analisis gambar secara real-time, penerjemahan bahasa instan, pengambilan foto dan video hands-free, hingga perekaman suara untuk kebutuhan dokumentasi percakapan dan rapat.
Kacamata pintar ini bekerja melalui aplikasi Acer AspireSync dan mendukung koneksi Bluetooth maupun Wi-Fi ke perangkat Android dan iOS.
Dengan bobot hanya 46 gram, Acer menargetkan pengguna yang membutuhkan perangkat AI ringan untuk mendukung aktivitas mobile sehari-hari.
Peluncuran tablet dan perangkat wearable terbaru ini menunjukkan arah pengembangan Acer yang semakin fokus pada integrasi AI, mobilitas, dan pengalaman komputasi yang lebih personal.
Melalui kombinasi tablet Android berlayar besar, teknologi augmented reality, serta asisten berbasis AI, Acer berupaya menghadirkan ekosistem perangkat yang dapat mendukung kebutuhan produktivitas dan kreativitas pengguna di berbagai skenario penggunaan.
Informasi terkait harga dan ketersediaan masing-masing perangkat akan diumumkan sesuai kebijakan pemasaran di setiap wilayah.
Baca Juga: Apple Tinggalkan Vision Pro, Fokus Kembangkan Kacamata Pintar

















































