WhatsApp Perkuat Verifikasi Dua Langkah dan Informasi Panggilan

5 hours ago 4

Selular.ID – WhatsApp memperkuat keamanan akun melalui pembaruan verifikasi dua langkah dan menambahkan informasi tambahan untuk panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Pembaruan yang diumumkan Meta pada 25 Agustus 2026 itu memungkinkan pengguna mengganti PIN enam digit dengan kata sandi yang lebih panjang dan mendukung kombinasi huruf, angka, serta karakter khusus.

Khusus perangkat Android, WhatsApp juga menampilkan konteks tambahan ketika pengguna menerima panggilan dari orang yang tidak tersimpan di kontak.

Pembaruan ini menjadi bagian dari rangkaian fitur keamanan WhatsApp yang dirancang untuk membantu pengguna mempertahankan kendali atas akun mereka.

Meta menyebut verifikasi dua langkah memberikan lapisan perlindungan tambahan untuk mencegah pengambilalihan akun, termasuk ketika kode sekali pakai atau one-time passcode (OTP) milik pengguna diketahui pihak lain.

Selain memperkuat verifikasi akun, WhatsApp kini memberikan informasi lebih lengkap sebelum pengguna mengangkat panggilan dari nomor yang belum tersimpan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Pada Android, informasi tersebut mencakup apakah nomor penelepon berasal dari negara berbeda dan apakah penelepon memiliki grup WhatsApp yang sama dengan penerima.

Menurut Meta, konteks tambahan ini membantu pengguna mempertimbangkan panggilan sebelum menjawabnya, terutama ketika panggilan berasal dari nomor yang tidak dikenal.

PIN Enam Digit Diganti Kata Sandi

Sebelumnya, fitur two-step verification atau verifikasi dua langkah WhatsApp menggunakan PIN enam digit. Setelah pembaruan, WhatsApp meningkatkan mekanisme tersebut menjadi kata sandi yang lebih panjang dan dapat menggunakan kombinasi alfanumerik serta karakter khusus.

Verifikasi dua langkah merupakan lapisan keamanan tambahan di luar proses verifikasi nomor telepon. Ketika fitur ini aktif, pengguna diminta memasukkan kredensial tambahan saat melakukan proses tertentu untuk memverifikasi atau memulihkan akun.

Mekanisme tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan apabila seseorang memperoleh kode sekali pakai yang digunakan dalam proses registrasi atau pemulihan akun WhatsApp.

WhatsApp juga secara langsung mendorong pengguna yang masih menggunakan kombinasi sederhana untuk memperbarui kredensialnya.

Dalam pengumuman resminya, perusahaan memberikan contoh penggunaan PIN yang mudah ditebak seperti “123456” sebagai alasan untuk meningkatkan keamanan akun.

Perubahan ini tidak mengubah fungsi dasar verifikasi dua langkah. WhatsApp tetap menempatkannya sebagai fitur tambahan yang membantu mencegah pihak lain mengambil alih akun. Pengguna perlu menjaga kata sandi tersebut dan tidak membagikannya kepada orang lain.

Panggilan dari Nomor Tak Dikenal Diberi Konteks

WhatsApp juga memperbarui informasi yang ditampilkan ketika pengguna Android menerima panggilan dari seseorang yang tidak ada dalam daftar kontak.

Sebelum menjawab panggilan, pengguna akan mendapatkan konteks tambahan mengenai penelepon. Salah satunya adalah informasi mengenai negara asal nomor telepon.

WhatsApp juga dapat menunjukkan apakah pengguna dan penelepon tergabung dalam grup yang sama.

Informasi tersebut memberikan petunjuk tambahan sebelum pengguna mengambil keputusan untuk menerima panggilan. Hal ini berkaitan dengan pola penipuan yang kerap memanfaatkan komunikasi mendadak dan rasa urgensi untuk mendorong seseorang segera merespons.

WhatsApp sebelumnya juga telah menyediakan sejumlah fitur untuk menangani komunikasi yang tidak diinginkan.

Salah satunya adalah Silence Unknown Callers, yang memungkinkan panggilan dari nomor tidak dikenal tidak membuat telepon berdering, tetapi tetap tercatat dalam daftar panggilan.

Meta memperkenalkan fitur tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan kontrol lebih besar terhadap panggilan yang masuk.

Pembaruan terbaru mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih hanya membungkam panggilan dari nomor tidak dikenal, WhatsApp memberikan informasi tambahan agar pengguna memiliki konteks sebelum memutuskan untuk menjawab.

Lebih dari 1 Miliar Pengguna Pakai Passkey

Dalam pengumuman yang sama, WhatsApp mengungkap bahwa lebih dari satu miliar orang telah menggunakan passkey untuk akun mereka.

Passkey merupakan metode autentikasi yang memungkinkan pengguna masuk kembali ke WhatsApp menggunakan metode keamanan perangkat, seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau kode kunci layar, tanpa harus memasukkan kode atau PIN secara manual.

WhatsApp kini juga memungkinkan pengguna menambahkan lebih dari satu passkey ke akun. Fitur tersebut ditujukan bagi pengguna yang memakai perangkat Android dan iOS sehingga mereka dapat memiliki metode autentikasi pada lebih dari satu perangkat.

Pengaturan passkey dapat diakses melalui Settings > Account > Passkeys di WhatsApp. Passkey tetap bergantung pada sistem autentikasi yang tersedia di perangkat pengguna, sehingga proses verifikasi dilakukan melalui mekanisme keamanan perangkat masing-masing.

Penggunaan passkey menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas dalam metode autentikasi digital. Berbeda dari kata sandi konvensional yang harus diingat dan diketik, passkey memanfaatkan kredensial yang tersimpan pada perangkat dan dapat diverifikasi melalui biometrik atau kunci layar.

Keamanan WhatsApp Terus Diperluas

WhatsApp secara default menggunakan enkripsi end-to-end untuk percakapan pribadi dan panggilan. Teknologi tersebut dirancang agar isi komunikasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berkomunikasi.

Meta juga terus menambahkan lapisan keamanan lain di luar enkripsi, termasuk verifikasi dua langkah, passkey, serta fitur untuk menangani komunikasi dari akun yang tidak dikenal.

Langkah terbaru memperlihatkan bahwa perlindungan akun WhatsApp tidak hanya berfokus pada keamanan isi pesan. Mekanisme autentikasi dan informasi sebelum menerima panggilan juga menjadi bagian dari pengamanan penggunaan sehari-hari.

Sebelumnya, pada Juli 2026, WhatsApp juga memperluas kemampuan panggilan melalui WhatsApp Web, termasuk panggilan suara dan video, transfer panggilan ant perangkat, ruang tunggu untuk panggilan grup, QuickHD, serta peredam suara latar.

Panggilan di WhatsApp Web tetap menggunakan enkripsi end-to-end.

Untuk pengguna, pembaruan keamanan terbaru berarti terdapat lebih banyak pilihan untuk memperkuat akun sekaligus menilai komunikasi dari nomor yang tidak dikenal.

Meta menyatakan akan terus mengembangkan fitur yang membantu pengguna mempertahankan kendali atas akun dan meningkatkan keamanan WhatsApp.

Baca Juga: Pengguna WhatsApp Kini Bisa Mengatur Batas Waktu Voting

Read Entire Article
Global Food