Sukses 200 Toko di Pinggiran Jabodetabek, Erablue Incar Jawa Barat dan Jawa Tengah

15 hours ago 7

Selular.ID – Dalam tiga tahun terakhir Erablue, toko elektronik modern hasil kolaborasi Mobile World Group (MWG), dari Vietnam berkembang hingga sekitar 200 gerai, terutama di wilayah Jabodetabek.

Setelah memperkuat jaringan di Jabodetabek, ekspansi kini mulai diarahkan ke Jawa Barat dan direncanakan berlanjut ke Jawa Tengah.

Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital mengungkapkan Erablue tidak secara langsung menyasar pusat perbelanjaan di kota besar seperti Jakarta. Menurutnya, Segmen tersebut dinilai sudah dipenuhi oleh pemain ritel modern yang mapan.

Sebaliknya, perusahaan melihat peluang besar di wilayah pinggiran kota seperti Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, dan Bogor, di mana permintaan tetap tinggi namun akses terhadap ritel modern belum merata.

Strategi pengembangan jaringan ritel elektronik Erablue yang difokuskan pada kota-kota penyangga dan wilayah non-prime sebagai respons terhadap kebutuhan pasar yang belum sepenuhnya terlayani oleh ritel modern.

Dikatakan Joy, kehadiran Erablue berangkat dari pengamatan terhadap struktur pasar elektronik di Indonesia yang masih didominasi kanal tradisional.

Ia menyebut sebagian besar masyarakat masih membeli produk seperti AC, kulkas, dan perangkat rumah tangga lainnya melalui toko konvensional, bukan ritel modern atau pusat perbelanjaan.

“Pasar elektronik itu berbeda dengan smartphone. Penetrasinya tidak seintens, tetapi kebutuhan tetap ada dan besar. Sementara distribusinya masih didominasi toko tradisional,” ujar Joy, kepada Selular baru-baru ini.

Tidak seperti smartphone yang memiliki siklus pembelian relatif cepat, produk elektronik rumah tangga cenderung dibeli dalam periode lebih panjang, namun dengan nilai transaksi yang lebih besar. Hal ini membuat pendekatan distribusi dan pengalaman belanja menjadi faktor penting.

Strategi ekspansi ini juga didukung oleh pemilihan lokasi toko yang lebih dekat ke konsumen. Erablue membangun gerai di area perumahan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan.

Pendekatan ini memungkinkan konsumen mendapatkan pengalaman langsung terhadap produk tanpa harus pergi ke pusat perbelanjaan yang lebih jauh.

Di sisi lain, Erajaya tidak mengabaikan perkembangan kanal digital. Kehadiran Erablue diposisikan sebagai pelengkap ekosistem omnichannel, yaitu integrasi antara penjualan offline dan online.

Joy menyebut bahwa untuk kategori elektronik tertentu, konsumen masih membutuhkan interaksi fisik sebelum memutuskan pembelian, seperti melihat ukuran, fitur, atau kualitas produk secara langsung.

Dalam operasionalnya, Erablue juga mengintegrasikan lini bisnis lain dari Erajaya, termasuk menghadirkan gerai Erafone di dalam toko.

Integrasi ini bertujuan menangkap kebutuhan konsumen yang beragam dalam satu lokasi, mulai dari perangkat komunikasi hingga elektronik rumah tangga.

Joy menyatakan bahwa pengembangan jaringan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan pasar dan efisiensi operasional.

Ia tidak merinci angka pendapatan, namun menegaskan bahwa kontribusi Erablue terhadap bisnis Erajaya terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah toko dan cakupan wilayah.

Pengembangan Erablue menunjukkan pendekatan baru dalam distribusi ritel elektronik di Indonesia, dengan fokus pada kedekatan ke konsumen dan perluasan akses di luar pusat kota.

Baca Juga:Usia 3 Tahun Erablue Gandeng Oppo, Eksklusif Rilis Find X9 Series

Strategi ini menjadi bagian dari upaya Erajaya Digital dalam menangkap potensi pasar yang selama ini lebih banyak dilayani oleh kanal tradisional.

Read Entire Article
Global Food