ShopeePay Kian Agresif, Penuhi Kebutuhan Finansial Harian Pengguna

7 hours ago 4

Selular.ID – ShopeePay menjadi salah satu dompet digital yang berkembang pesat di Indonesia seiring meningkatnya adopsi pembayaran non-tunai dalam beberapa tahun terakhir.

Layanan yang dikelola PT AirPay International Indonesia ini pertama kali hadir pada 2018 sebagai metode pembayaran di platform e-commerce Shopee, sebelum kemudian berkembang menjadi aplikasi dompet digital yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi online maupun offline.

Sejak diperkenalkan, ShopeePay memanfaatkan ekosistem Shopee yang telah memiliki basis pengguna besar di Indonesia.

Langkah tersebut memungkinkan layanan pembayaran digital ini tumbuh bersamaan dengan meningkatnya aktivitas belanja daring dan transformasi digital sektor keuangan nasional.

Saat ini ShopeePay beroperasi sebagai penyelenggara uang elektronik yang berizin dan diawasi oleh Bank Indonesia.

Perjalanan ShopeePay tidak berhenti sebagai alat pembayaran di platform Shopee. Pada 2019, perusahaan memperluas jangkauan layanan melalui dukungan pembayaran berbasis QRIS yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi di berbagai merchant offline maupun online.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan pembayaran digital di luar ekosistem e-commerce.

Saat ini ShopeePay menyediakan berbagai fitur yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran.

Pengguna dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS di merchant yang bekerja sama, melakukan top up saldo melalui transfer bank, mengirim saldo ke sesama pengguna ShopeePay, hingga mentransfer dana ke rekening bank.

“Kami melihat bahwa kebutuhan finansial masyarakat semakin beragam dan dinamis—tidak lagi hanya soal membayar, tetapi juga tentang mengakses dan memenuhi kebutuhan keuangan harian secara efisien. Inilah latar belakang kami memperkenalkan aplikasi ShopeePay sebagai Dompet Serba Bisa: satu aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan finansial dengan pengalaman bertransaksi yang mudah, aman, dan terintegrasi. Kami ingin ShopeePay menjadi solusi keuangan sehari-hari yang benar-benar relevan dan bermanfaat bagi pengguna di seluruh Indonesia,” ujar Eka Nilam Dari, Director of Business and Partnership ShopeePay Indonesia.

Hingga saat ini, ShopeePay belum mempublikasikan jumlah pengguna aktif secara resmi kepada publik.

Namun, perusahaan menyatakan layanan tersebut telah digunakan oleh jutaan masyarakat Indonesia dan terus memperluas jangkauan melalui integrasi dengan berbagai merchant, layanan digital, serta ekosistem pembayaran nasional.

Sebagai dompet digital, ShopeePay kini menyediakan beragam fitur yang mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari. Pengguna dapat melakukan pembayaran melalui QRIS di jutaan merchant yang telah menerima standar pembayaran nasional tersebut.

Fitur ini memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi ShopeePay.

Selain pembayaran QRIS, pengguna dapat melakukan transfer saldo ke sesama pengguna ShopeePay, mengirim dana ke rekening bank, mengisi saldo melalui berbagai kanal perbankan, serta melakukan pembayaran berbagai tagihan digital.

ShopeePay juga mendukung transaksi pembelian pulsa, paket data, token listrik, hingga pembayaran layanan digital lainnya.

Bagi pengguna yang telah melakukan verifikasi identitas atau ShopeePay Plus, tersedia sejumlah manfaat tambahan seperti batas saldo yang lebih besar, akses transfer ke rekening bank, serta fitur transaksi yang lebih lengkap.

Proses verifikasi dilakukan melalui mekanisme Know Your Customer (KYC) sesuai ketentuan regulator untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan pengguna.

ShopeePay juga terhubung dengan layanan keuangan lain dalam ekosistemnya, termasuk SPayLater yang memberikan opsi transaksi dengan metode beli sekarang bayar nanti atau buy now pay later (BNPL).

Layanan tersebut tersedia melalui mitra pembiayaan yang telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain memperluas fitur, ShopeePay menempatkan keamanan sebagai salah satu fokus utama pengembangan layanan. Setiap transaksi penting di dalam aplikasi memerlukan verifikasi menggunakan PIN ShopeePay yang dibuat oleh pengguna.

Sistem ini menjadi lapisan perlindungan pertama untuk mencegah akses tidak sah terhadap akun.

ShopeePay juga menerapkan verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA). Melalui sistem ini, pengguna akan diminta melakukan proses autentikasi tambahan menggunakan kode OTP (One-Time Password), PIN, maupun metode verifikasi lainnya saat melakukan aktivitas tertentu.

Pada perangkat yang mendukung, pengguna dapat mengaktifkan autentikasi biometrik berupa sidik jari dan pengenalan wajah.

Teknologi biometrik memberikan lapisan keamanan tambahan karena proses verifikasi dilakukan menggunakan karakteristik fisik yang unik pada masing-masing pengguna.

Sistem keamanan ShopeePay juga didukung oleh pemantauan aktivitas akun untuk mendeteksi transaksi yang tidak biasa.

Jika ditemukan aktivitas mencurigakan, sistem dapat meminta verifikasi tambahan guna memastikan keamanan akun pengguna.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengurangi risiko penyalahgunaan akun maupun potensi penipuan digital.

Baca Juga:ShopeePay Dorong Transaksi Digital Tanpa Biaya Admin

Pengembangan fitur, perluasan layanan, dan peningkatan keamanan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di era ekonomi digital.

Read Entire Article
Global Food