Selular.ID – Bank CIMB Niaga memimpin pembiayaan sindikasi berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp4,7 triliun untuk PT Plaza Indonesia Investama (PII) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN).
Fasilitas pembiayaan yang diumumkan pada Juni 2026 tersebut melibatkan Bank Danamon Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) sebagai bagian dari sindikasi perbankan yang mendukung agenda keberlanjutan sektor properti di Indonesia.
Dalam transaksi ini, CIMB Niaga, Bank Danamon, dan BCA bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB).
Selain itu, CIMB Niaga juga menjalankan peran sebagai Sole Sustainability Coordinator, Agen Fasilitas, serta Agen Jaminan.
Pembiayaan akan digunakan oleh Plaza Indonesia untuk kebutuhan korporasi, termasuk pembiayaan ulang (refinancing) atas fasilitas utang yang telah ada sebelumnya.
Skema Sustainability-Linked Loan yang digunakan dalam transaksi ini menghubungkan fasilitas pembiayaan dengan target keberlanjutan yang harus dicapai oleh penerima dana.
Pendekatan tersebut semakin banyak digunakan dalam industri keuangan global sebagai instrumen untuk mendorong transformasi bisnis yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Direktur Plaza Indonesia, Evy Tirtasudira, menyatakan dukungan dari perbankan sindikasi menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan untuk memperkuat implementasi keberlanjutan pada pengelolaan aset dan operasional bisnis.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh perbankan sindikasi kepada Plaza Indonesia. Sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi leading mixed-use luxury property di Indonesia, aspek sustainability merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis Perseroan,” ujar Evy dalam keterangan resmi.
Melalui fasilitas tersebut, Plaza Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas operasional sekaligus mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship tingkat lanjut pada dua aset utama perusahaan, yaitu Plaza Indonesia Shopping Center dan The Plaza Office Tower.
Komitmen tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian sektor properti terhadap efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon.
Bangunan komersial merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi signifikan terhadap konsumsi energi sehingga berbagai inisiatif dekarbonisasi menjadi bagian penting dalam strategi keberlanjutan perusahaan properti.
Plaza Indonesia menyatakan akan terus memperkuat praktik ramah lingkungan melalui optimalisasi efisiensi energi, peningkatan pengelolaan lingkungan operasional, serta pengembangan standar green building pada aset-aset utama yang dikelola perusahaan.
Langkah tersebut juga mendukung target Net Zero Emission (NZE) Pemerintah Indonesia yang ditetapkan pada 2060.
Dari sisi perbankan, pembiayaan ini mencerminkan semakin besarnya peran sektor keuangan dalam mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi, menjelaskan bahwa sektor real estat menjadi salah satu prioritas dalam roadmap Net Zero Emission CIMB Group yang menargetkan pencapaian emisi nol bersih pada 2050.
Menurut Miranty, keterlibatan CIMB Niaga dalam pembiayaan ini menunjukkan implementasi solusi keuangan berkelanjutan yang terintegrasi.
Perusahaan menilai Plaza Indonesia telah menunjukkan konsistensi dalam mengadopsi berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari sertifikasi bangunan hijau, peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga penguatan program dekarbonisasi.
“Peran CIMB Niaga sebagai MLAB, Sustainability Coordinator, serta Agen Fasilitas dalam sindikasi ini menunjukkan penerapan solusi pembiayaan secara menyeluruh. Kami terus mendukung transformasi berbagai sektor, termasuk sektor real estat, menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” kata Miranty.
Dalam beberapa tahun terakhir, instrumen pembiayaan berkelanjutan mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia.
Sejumlah bank nasional mulai memperluas portofolio pembiayaan hijau dan sustainability-linked financing untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan sekaligus memenuhi kebutuhan pendanaan perusahaan yang tengah menjalankan transformasi ESG.
Bagi sektor properti, pembiayaan berbasis sustainability-linked loan memberikan insentif bagi perusahaan untuk mencapai indikator keberlanjutan yang terukur.
Pencapaian target tersebut dapat mencakup pengurangan emisi karbon, peningkatan efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, hingga sertifikasi bangunan ramah lingkungan.
Kerja sama antara CIMB Niaga, Bank Danamon, BCA, dan Plaza Indonesia juga menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi antara sektor keuangan dan industri properti dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional.
Di saat yang sama, model pembiayaan seperti ini menjadi instrumen penting untuk mempercepat implementasi target ESG di sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan.
Ke depan, CIMB Niaga menyatakan akan terus memperluas peran sebagai penyedia solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan transformasi bisnis nasabah.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, memperkuat upaya pengurangan emisi gas rumah kaca, serta mendukung transisi ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan.
Baca Juga: OctoBiz Jadi Platform Digital Bisnis Terintegrasi Baru dari CIMB Niaga


















































