Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI menggelar rapat koordinasi tim pendukung Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Tahun 2026 untuk memastikan seluruh aspek kesiapan berjalan optimal.
Rapat ini menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta koordinasi kegiatan baik di dalam maupun luar negeri.
Deputi Bidang Administrasi Setjen DPR RI, Rahmad Budiaji, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, seluruh tim pendukung telah siap menjalankan tugas sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi SDM, sarana prasarana, maupun agenda kegiatan, seluruhnya sudah siap. Namun perlu ditekankan bahwa tugas ini bukan untuk melaksanakan ibadah haji, melainkan mendukung pelaksanaan tugas Timwas Haji DPR RI," ujar Rahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/4).
Ia juga mengingatkan seluruh tim agar bekerja secara sigap dan responsif. Menurutnya, penyelenggaraan haji merupakan kegiatan besar yang harus dipandang sebagai sesuatu yang memiliki urgensi tinggi.
"Jangan menganggap ini sebagai kegiatan biasa. Haji adalah kegiatan luar biasa yang harus ditangani dengan keseriusan tinggi, seolah-olah dalam situasi krisis, sehingga semua persoalan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat," tegasnya.
Rahmad optimistis seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Komisi VIII, protokol, media, tenaga kesehatan, hingga unsur pendukung lainnya, mampu bekerja sebagai satu kesatuan tim yang solid dalam mendukung tugas pengawasan DPR RI.
Dalam kesempatan sama, Deputi Bidang Persidangan Setjen DPR RI, Suprihartini, menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta kekompakan tim selama menjalankan tugas.
"Kami berharap seluruh tim dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jaga kesehatan, jangan sampai justru tim pendukung yang sakit. Selain itu, kekompakan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota tim mengesampingkan ego sektoral dan mengedepankan kerja kolektif. "Jangan melihat tugas secara sektoral. Protokol bukan hanya tugas tim protokol, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kita semua adalah satu tim yang harus saling mendukung," pungkasnya.
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
2













































