Sapi di Tasikmalaya Kabur 4 Kilometer hingga Seruduk Warga

13 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor sapi di Kampung Cipatangga, Desa Puspasari , Tasikmalaya, Jawa Barat, kabur hingga sejauh empat kilometer dan menyeruduk warga yang coba menangkapnya.

Peristiwa bermula saat sapi tersebut lepas saat hendak diturunkan dari bak terbuka. Hanya dua orang pekerja yang saat itu memegang tali, namun salah satu tali terlalu pendek dan terlepas.

"Sapi kabur saat mau diturunkan dari bak terbuka. Kan pekerja ada dua orang, satu orang pegang tali. Nah tali yang satu pendek terus lepas. Kami tawarkan mau bantu tapi kata pekerjanya tenang bisa dah biasa tahunya kabur," kata salah satu panitia kurban Aa Wastika, Rabu (27/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih bisa ditangkap, sapi itu justru berlari kencang masuk ke area perkebunan. Warga yang mencoba mengejar malah menjadi sasaran seruduk. Beberapa orang terjatuh dan nyaris terluka.

"Kaburnya jauh hampir empat kiloan lebih ya. Saya khawatir kalau ke jalan raya nabrak motor," ujar Aa Wastika.

Perburuan sapi berlangsung dramatis. Setelah berlari sekitar empat kilometer, hewan itu akhirnya bisa dilumpuhkan. Panitia menyebut sapi tak bisa melangkah lebih jauh karena masuk ke area kebun dengan kontur tanah miring.

"Sapi akhirnya bisa dilumpuhkan usai kabur sejauh empat kilometer. Sapi tidak bisa melangkah masuk areal perkebunan dengan kontur tanah miring," jelasnya.

Beruntung sapi tersebut tidak alami luka atau patah. Sapi akhirnya disembelih saat perayaan Iduladha berlangsung.

Kejadian serupa terjadi di Kampung Padaluyu, Desa Puspahiang. Seekor sapi cokelat mengamuk saat hendak disembelih. Hewan itu meronta berulang kali dan nyaris menendang warga yang berada di sekitarnya.

Situasi baru bisa dikendalikan setelah panitia menarik tali di bagian kaki sapi hingga hewan itu terjatuh.

"hampir lepas untung segera dikendalikan," kata salah seorang warga, Wakhidun.

Bagi warga kampung, suasana seperti ini justru menjadi pemandangan biasa saat Iduladha. Wakhidun mengaku justru menikmati keramaian saat sapi hendak disembelih.

"Saya mah suka seru kalau kurban pas sapi mau sembelih ramai-ramai kalau di kampung mah," kata Wakhidun.

Meski menimbulkan kepanikan sesaat, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban luka serius. Panitia mengimbau agar ke depan proses penurunan dan pengikatan hewan kurban dilakukan lebih hati-hati, terutama dengan melibatkan tenaga yang cukup.

Baca selengkapnya di sini.

(isn/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food