Selular.ID – Sejumlah produsen smartphone asal China dilaporkan tengah menyiapkan generasi baru perangkat foldable atau ponsel lipat dengan layar lebih lebar yang diperkirakan meluncur pada kuartal keempat 2026.
Informasi ini muncul dari laporan pembocor industri Digital Chat Station yang dipublikasikan oleh media teknologi Gizchina, yang menyebut bahwa beberapa model baru akan membawa pendekatan desain berbeda dibandingkan foldable generasi saat ini.
Menurut laporan tersebut, produsen smartphone di China sedang mengembangkan perangkat foldable dengan rasio layar lebih luas agar pengalaman penggunaan mendekati tablet ketika perangkat dibuka.
Pendekatan ini menandai perubahan desain dibandingkan sebagian besar foldable yang saat ini masih mempertahankan bentuk memanjang dengan rasio layar sempit ketika dilipat.
Selain pengembangan ponsel lipat, laporan yang sama juga menyebut bahwa sejumlah produsen tengah menyiapkan perangkat dengan ukuran layar sangat besar dalam lini produk yang disebut sebagai model Air.
Perangkat ini diperkirakan akan memiliki dimensi layar lebih luas dibandingkan seri sebelumnya dan ditujukan untuk meningkatkan pengalaman produktivitas maupun konsumsi konten digital.
Laporan Digital Chat Station menyebut bahwa sejumlah perangkat tersebut diproyeksikan meluncur pada periode Oktober hingga Desember 2026.
Waktu peluncuran tersebut bertepatan dengan siklus rilis tahunan sejumlah produsen smartphone China yang biasanya memperkenalkan produk flagship baru menjelang akhir tahun.
Perkembangan ini mencerminkan dinamika pasar foldable yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Produsen smartphone global berlomba menghadirkan desain baru untuk meningkatkan kegunaan perangkat lipat, terutama dengan memperbesar area layar utama saat perangkat dibuka.
Dalam desain foldable konvensional, ponsel biasanya memiliki layar luar berukuran relatif sempit yang digunakan ketika perangkat dilipat, sementara layar utama yang lebih besar digunakan ketika perangkat dibuka.
Konsep layar lebih lebar yang tengah dikembangkan produsen China bertujuan menghadirkan pengalaman visual yang lebih luas, sekaligus mendekati format tablet tanpa meningkatkan ketebalan perangkat secara signifikan.
Sumber yang sama juga menyebut bahwa desain baru ini berfokus pada rasio layar yang lebih seimbang antara layar luar dan layar utama.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat perangkat tetap nyaman digunakan dalam kondisi dilipat, sekaligus memberikan ruang kerja lebih luas saat dibuka.
Selain faktor desain, pengembangan perangkat foldable juga berkaitan dengan kemajuan teknologi panel fleksibel dan engsel lipat.
Produsen layar seperti BOE dan Samsung Display dalam beberapa tahun terakhir terus mengembangkan panel OLED fleksibel yang lebih tipis dan tahan lipatan.
Teknologi ini memungkinkan produsen smartphone menciptakan perangkat lipat dengan ukuran layar lebih besar tanpa meningkatkan bobot secara drastis.
Tren perangkat dengan layar lebih besar juga terlihat dalam berbagai kategori produk lain, termasuk tablet dan laptop ultra-tipis.
Produsen perangkat mobile memanfaatkan ukuran layar yang lebih luas untuk mendukung aktivitas produktivitas seperti multitasking, pengeditan dokumen, hingga konsumsi konten multimedia.
Laporan yang beredar tidak menyebut secara spesifik merek perangkat yang akan mengadopsi desain foldable layar lebar tersebut.
Namun, sejumlah produsen smartphone China seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Honor selama ini aktif mengembangkan perangkat foldable dalam beberapa generasi produk.
Beberapa di antaranya telah memperkenalkan ponsel lipat dengan desain yang lebih tipis dan ringan dibandingkan generasi awal.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi produsen untuk memperluas adopsi perangkat foldable yang hingga kini masih berada pada segmen premium.
Jika jadwal pengembangan berjalan sesuai rencana, peluncuran perangkat foldable dengan layar lebih lebar pada akhir 2026 dapat menjadi tahap berikutnya dalam evolusi desain ponsel lipat.
Baca Juga:Dua Vendor HP China Bakal Rilis Produk Mirip iPhone 16
Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bahwa produsen smartphone terus mengeksplorasi format perangkat baru untuk meningkatkan fungsi layar besar dalam perangkat mobile yang tetap portabel.















































