Polisi Ungkap 3 Dugaan Penyebab Putusnya Kabel Pemicu Blackout

8 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Bareskrim Polri mengungkap sejumlah dugaan penyebab putusnya kabel transmisi hingga mengakibatkan gangguan sistem kelistrikan atau Blackout yang terjadi di Sumatera, pada Jumat (23/5) kemarin.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin menyebut dari hasil investigasi gabungan yang dilakukan Bareskrim bersama Puslabfor dan PLN, insiden itu diduga disebabkan karena faktor cuaca buruk.

"Penyebab terputusnya kabel transmisi masih proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (25/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata dia, putusnya kabel transmisi bisa jadi juga disebabkan oleh faktor panas akibat sambungan kabel yang longgar sehingga menimbulkan rongga. Ataupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

Ia menjelaskan pelbagai dugaan gangguan itu kemudian menyebabkan terjadinya ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang memicu trip pembangkit secara berantai.

Sehingga berdampak pada blackout massal di sejumlah wilayah Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.

Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan pada titik awal gangguan kondisi fisik tower transmisi dipastikan masih dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada struktur tower.

"Dugaan itu diperkuat oleh keterangan saksi yang kita temukan, masyarakat sekitar lokasi kejadian, menerangkan bahwa sesaat sebelum kejadian terjadi ledakan, baru terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi," tuturnya.

Kendati demikian, Nunung memastikan tidak ada unsur sabotase yang menyebabkan terputusnya kabel transmisi tersebut. Ia lantas meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dan menyebarkan berita hoaks yang beredar.

"Sampai dengan saat ini bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout," jelasnya.

Nunung menambahkan dari barang bukti kabel yang ditemukan bahwa kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan tidak dalam kondisi yang rapih.

"Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut, ya, seperti yang ada di depan. Jadi kalau itu sabotase, pasti potongan-potongannya lebih rapi," pungkasnya.

(tfq/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food