Poin-poin Krusial Bahasan Prabowo dan Jajaran Tokoh Islam di Istana

8 hours ago 5
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengundang ulama, pimpinan ormas Islam, hingga pimpinan pondok pesantren ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Mereka yang diundang menghadiri pertemuan dua sesi itu, pertama adalah dari Rais Aam PBNU KH. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir hingga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar.

Kemudian sesi kedua yang lebih besar di antaranya terdiri para tokoh ulama, pimpinan ormas Islam lain, dan Selain itu, Presiden juga mengundang pengasuh Ponpes Al-Bahjah, Cirebon, Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya, Dedeh Rosidah alias Mamah Dedeh, hingga Sekretaris Majelis Syuro Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Muhammad Hanif Alatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pertemuan itu, Prabowo membahas kondisi dalam dan luar negeri, terutama soal peningkatan konflik di Timur Tengah serta keputusannya membawa RI bergabung dengan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Terima kritik, tetap di BOP, dan siap dievaluasi

Pemerintah mengatakan Prabowo  menghargai berbagai masukan dan kritik terkait usulan agar Indonesia menangguhkan atau bahkan keluar dari keanggotaan BoP.  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan Presiden Prabowo berkewajiban untuk memberikan penjelasan secara utuh tentang posisi Indonesia dalam keanggotaan BoP.

"Kalau ada yang menyarankan seperti itu, pemerintah tidak antikritik. Kita mendengarkan sambil mencermati keadaan," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid saat mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan para tokoh ulama dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Dia mengatakan Prabowo menilai forum seperti BoP masih menjadi sarana penting untuk mengupayakan perdamaian, terutama di Timur Tengah. Ia menyampaikan bahwa tidak tepat jika keanggotaan tersebut langsung dihentikan sebelum adanya upaya diplomasi.

Posisi pemerintah saat ini adalah menjadikan BoP sebagai bagian dari ikhtiar diplomasi Indonesia dalam mendorong terciptanya perdamaian. Nusron mengatakan upaya tersebut perlu dicoba terlebih dahulu sebelum mengambil langkah lain.

"Bangsa Indonesia sudah menerima BoP ini sebagai sarana, sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai ikhtiar dan usahanya belum dilakukan, sudah diminta untuk keluar terlebih dahulu," kata menjelaskan.

Nusron menambahkan pada forum tersebut, Prabowo  juga mempertanyakan alternatif forum lain apabila Indonesia keluar dari BoP.

Walaupun demikian, menurut pemerintah, saat ini forum tersebut menjadi satu-satunya wadah yang tersedia untuk membahas upaya perdamaian di Palestina dan Gaza.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia bersama delapan negara lainnya telah bersepakat menggunakan forum tersebut sebagai ruang diplomasi dalam mendorong dialog dan penyelesaian konflik.

Keputusan besar memprioritaskan kepentingan rakyat

Dalam keterangannya, pertemuan itu dilakukan Presiden Prabowo dalam rangka silaturahmi sekaligus berdiskusi mengenai dinamika geopolitik saat ini.

Prabowo juga menyampaikan bahwa setiap keputusan besar diambil dengan memprioritaskan kepentingan rakyat serta masa depan bangsa. Selain itu, kata dia, Indonesia juga terus mendorong peran strategis dalam menjembatani ketegangan di antara negara-negara sahabat guna mewujudkan perdamaian dunia.

Indonesia's President Prabowo Subianto, Kazakhstan's President President Kassym-Jomart Tokayev and other world leaders attend the inaugural meeting of the Board of Peace at the U.S. Institute of Peace in Washington, D.C., U.S., February 19, 2026. REUTERS/Kevin Lamarque Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) saat mengikuti pertemuan tingkat tinggi perdana Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, 19 Februari 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Ucapkan Lagi Janji Keluar BOP Jika Tak Sejalan

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyebut Prabowo berjanji akan keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace jika dinilai tak sejalan lagi dengan misi perdamaian di Palestina.

"Janjinya kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur," ucap Cholil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam.

Cholil menyampaikan Prabowo berjanji segala langkahnya semata-mata untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ia menyatakan posisi Indonesia sudah sangatlah jelas dan takkan berubah soal itu.

"Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, maka dia akan [bawa Indonesia] mundur," ucap dia.

Janji mengevaluasi itu sebelumnya pernah diucapkan Prabowo ketika meminta para ulama dan pimpinan ormas Islam ke istana sebelum terjadi serangan AS-Israel ke Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ayatullah Ali Khamenei.

Diskusi dengan pimpinan negara-negara teluk

Presiden Prabowo Subianto menegaskan keputusannya membawa Indonesia bergabung dalam BoP yang digagas Trump itu dilakukan melalui proses panjang dan dibicarakan dengan pimpinan negara di kawasan Teluk.

Demikian perkataan Prabowo yang diulang Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy merespons pertanyaan awak media usai pertemuan semalam.

"Beliau menegaskan bahwa keterlibatan beliau di BoP itu tidak serta-merta, tetapi sudah melalui proses yang panjang, sudah dibicarakan dengan beberapa pimpinan negara yang ada di wilayah terutama wilayah Teluk, yang kemudian sepakat untuk bergabung," kata Muhadjir.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari tiga jam itu, Presiden Prabowo memberikan penjelasan rinci soal keanggotaan Indonesia di BoP, terutama di tengah eskalasi konflik di Iran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Prabowo, kata Muhadjir, menegaskan bahwa keterlibatannya di BoP merupakan strategi yang sudah dipilih yang disebutnya sebagai berjuang dari dalam atau "strategy from within".

Strategi itu dipilih Prabowo sebagai bentuk perjuangan Indonesia dalam upaya menciptakan perdamaian dan pengakuan kemerdekaan Palestina dari dalam forum BoP.

Usai pertemuan itu, Gus Yahya mengatakan Prabowo menjanjikan Board of Peace (BoP) menjadi wahana untuk mendorong terjadinya deeskalasi dan perdamaian dari perang yang terjadi saat ini di Timur Tengah.

Menurut dia, BoP belum menciptakan tindakan apapun karena baru memulai pembicaraan saja. Namun di dalamnya ada negara-negara Timur Tengah dan Indonesia yang juga sudah sepakat untuk terus menjalin komunikasi. Dalam silaturahmi dengan para ulama itu, katanya, Prabowo berjanji akan berusaha menggunakan BoP sebagai instrumen dalam mendorong perdamaian.

Kalau perlu, kata dia, Indonesia juga bisa menyatakan agar agenda-agenda BoP ditunda sampai adanya pembicaraan untuk deeskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

"Semua itu nantinya akan bisa menjadi instrumen untuk menjadikan BOP ini justru wahana mendorong terjadinya deeskalasi dan perdamaian," kata Yahya menjawab pertanyaan awak media.

Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menyebut Prabowo bakal segera terbang ke Teheran, Iran bersama pimpinan negara Pakistan guna mencegah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Sebelum pertemuan dengan ulama, Jimly menyebut Prabowo mengaku ditelepon oleh pimpinan Pakistan untuk bersama-sama ke ibu kota Iran itu guna mencegah eskalasi konflik yang lebih besar.

Jimly menjelaskan rencana itu bukan dalam artian menjadi mediator untuk memediasi Israel dengan Iran. Menurutnya peranan itu sebagai upaya Indonesia mengambil peran yang lebih besar dalam geopolitik dunia.

"Jangan dianggap negatif dulu ya dia bukannya mendamaikan orang yang baru dibunuh bukan begitu tapi untuk menurunkan eskalasi dan mencegah apa serangan lagi dari Israel," ujar dia yang juta Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri bentukan Prabowo.

Ajak ulama satu barisan hadapi gejolak nasional dan global

Nusron menerangkan dlaam pertemuan itu selain perkembangan geopolitik dan geoekonomi global, Prabowo juga memaparkan kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri.

Pada kesempatan itu, Prabowo menjelaskan kebijakan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat, termasuk terkait kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang menjadi polemik dan dikritik banyak pihak, terutama akademisi-pemerhati kebijakan publik nasional.

Nusron mengatakan Prabowo menjelaskan keputusan meneken kesepakatan itu diambil untuk menjaga daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat dan menghindari potensi tarif tinggi terhadap ekspor Indonesia.

Dari pertemuan tersebut, dia mengklaim para ulama dan pimpinan ormas Islam sepakat untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah serta mendukung upaya Presiden dalam menjaga stabilitas nasional dan mendorong perdamaian global.

"Kemudian mengambil satu kesimpulan, berharap kepada pimpinan ormas, tokoh-tokoh Islam ini bersama dengan Bapak Presiden dalam satu barisan," kata Nusron.

Ia juga menyebut Presiden tengah mengupayakan langkah diplomasi untuk membantu meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk kemungkinan membuka jalur komunikasi dengan Iran. 

(mnf/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food