Selular.ID – itel memperkenalkan smartphone baru bernama itel Zeno 100 yang menonjolkan ketahanan fisik dengan standar pengujian kelas militer.
Perangkat ini diumumkan pada awal Maret 2026 sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan ponsel tangguh di segmen harga terjangkau.
Menurut laporan yang dipublikasikan oleh GSMArena, itel Zeno 100 dirancang untuk memberikan daya tahan tinggi terhadap penggunaan sehari-hari.
Perangkat ini disebut telah melalui berbagai pengujian ketahanan yang umumnya digunakan dalam standar perangkat militer, yang bertujuan memastikan smartphone tetap berfungsi dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem.
Pendekatan tersebut sejalan dengan tren di industri smartphone yang mulai menghadirkan fitur durabilitas lebih kuat, bahkan pada perangkat kelas entry-level.
Produsen berupaya meningkatkan keandalan perangkat agar mampu bertahan terhadap benturan, tekanan, serta perubahan suhu yang mungkin terjadi selama penggunaan normal.
itel Zeno 100 hadir dengan layar berukuran 6,6 inci yang menggunakan panel LCD dengan refresh rate 120Hz.
Teknologi refresh rate mengacu pada kemampuan layar memperbarui tampilan hingga 120 kali per detik, sehingga animasi dan pergerakan antarmuka terlihat lebih halus dibanding layar standar 60Hz yang masih banyak digunakan pada perangkat entry-level.
Untuk sektor performa, perangkat ini ditenagai chipset Unisoc T606 yang dirancang untuk smartphone kelas terjangkau.
Chipset ini dipadukan dengan RAM 4GB serta penyimpanan internal 128GB. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas dasar seperti komunikasi, media sosial, serta konsumsi konten digital.
Di sektor kamera, itel Zeno 100 dilengkapi kamera utama 13 megapiksel di bagian belakang serta kamera depan 8 megapiksel untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Sistem kamera ini dirancang untuk penggunaan harian dengan dukungan fitur fotografi dasar yang umum ditemukan pada smartphone entry-level.
Daya tahan perangkat juga didukung baterai berkapasitas 5.000 mAh, ukuran yang saat ini menjadi standar pada banyak smartphone modern.
Kapasitas tersebut memungkinkan perangkat digunakan sepanjang hari untuk aktivitas normal tanpa perlu pengisian ulang yang terlalu sering.
Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah klaim ketahanan perangkat terhadap kondisi fisik tertentu.
Dalam pengujian yang mengacu pada standar militer, smartphone biasanya diuji melalui berbagai skenario seperti getaran, benturan, serta variasi suhu ekstrem.
Pengujian ini bertujuan memastikan perangkat tetap berfungsi dalam kondisi yang lebih menantang dibanding penggunaan normal.
Strategi menghadirkan smartphone tangguh di segmen harga terjangkau menjadi bagian dari pendekatan itel untuk memperluas basis pengguna di pasar berkembang.
Merek ini dikenal fokus pada perangkat dengan harga kompetitif yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fitur dasar dengan biaya lebih rendah.
Pasar smartphone entry-level sendiri tetap menjadi segmen penting di banyak negara berkembang.
Meskipun sebagian produsen mulai beralih ke perangkat kelas menengah dan premium, segmen ini masih memiliki permintaan tinggi karena menjadi pintu masuk bagi pengguna baru yang beralih dari ponsel fitur ke smartphone.
Dalam beberapa tahun terakhir, vendor smartphone juga berupaya meningkatkan nilai perangkat entry-level dengan menghadirkan fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada kelas lebih tinggi.
Contohnya termasuk layar dengan refresh rate tinggi, baterai besar, serta desain yang lebih modern.
Baca Juga:itel City 200 Usung Kamera 50MP dan Chipset Unisoc T7250
Peluncuran itel Zeno 100 mencerminkan strategi tersebut. Dengan kombinasi layar 120Hz, baterai besar, serta fokus pada ketahanan fisik, perangkat ini mencoba menawarkan nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan smartphone sederhana namun tahan lama untuk penggunaan harian.















































