Jakarta, CNN Indonesia --
Wali Kota Munafri Arifuddin didampingi Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, menyaksikan langsung prosesi pemotongan hewan kurban Iduladha 2026 bantuan Presiden Prabowo Subianto di Masjid At-Taqwa, Kecamatan Wajo pada Rabu (27/5).
Prosesi tersebut disambut antusias masyarakat, yang memadati lokasi sejak pagi untuk menyaksikan penyembelihan sapi kurban jenis Simmental berbobot 923 kilogram. Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat Kota Makassar.
Munafri menilai, hewan kurban itu menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat di momentum Iduladha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, terkhusus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di Kota Makassar," ucap Munafri.
Munafri menjelaskan, bantuan hewan kurban tersebut kini telah diterima masyarakat Kota Makassar, dan dilakukan penyembelihan untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan, khususnya di Kecamatan Wajo.
"Pagi ini disembelih, daging kurban akan dibagi kepada masyarakat Kota Makassar. Mudah-mudahan semua ini membawa keberkahan bagi kita semua," katanya.
Ia berharap, momentum Iduladha tahun ini dapat memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
"Kita berharap bantuan ini bisa tersalurkan dengan tepat sasaran dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di sekitar sini," tambahnya.
Pada Iduladha 1447 H, jumlah hewan kurban yang disalurkan di Kota Makassar tercatat sebanyak 7.261 ekor sapi dan 402 ekor kambing, yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Menurut Munafri, jumlah tersebut menjadi bukti tingginya semangat kepedulian dan empati masyarakat serta pemerintah kepada sesama.
"Ini merupakan bentuk kepedulian kita, empati kita kepada masyarakat," katanya.
Ia menyatakan, penyaluran hewan kurban yang tepat sasaran merupakan bagian dari semangat pembangunan sosial dan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Selain itu, Munafri meminta agar proses penyaluran hewan kurban agar dilakukan secara baik, transparan, jujur, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Iaa menegaskan, distribusi hewan kurban tidak boleh mencederai rasa keadilan masyarakat dan harus dilaksanakan tanpa perbedaan penerima manfaat.
"Penyalurannya harus dilaksanakan dengan baik. Jangan sekali-sekali dalam prosesnya tidak adil ke masyarakat yang memang berhak menerima," kata Munafri.
"Kita berharap proses penyaluran ini, berjalan dengan jujur, adil, dan tidak membeda-bedakan masyarakat yang berhak mendapatkannya," pungkasnya.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
4
















































