Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India

14 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditunda.

Dasco mengaku telah menyampaikan usulan itu kepada pemerintah hingga Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air dari kunjungan luar negeri.

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut
ditunda dulu, mengingat presiden masih di luar negeri," ujar Dasco di kompleks parlemen, Senin (23/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dasco memastikan rencana impor tersebut nantinya akan dibahas secara detail langsung oleh Presiden bersama para menteri.

Menurut dia, Presiden masih perlu untuk meminta meminta pendapat dan mengkalkulasi rencana itu sambil melihat kesiapan perusahaan dalam negeri.

"Dan tentunya juga Presiden akan
meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri. Nah sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," ujar Dasco.

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) berencana mengimpor sekitar 105.000 kendaraan niaga dari India dengan nilai mencapai Rp24,66 triliun.

Kabar mengenai langkah impor oleh Agrinas diumumkan oleh perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M;), dalam laman perusahaan mereka pada 4 Februari 2026.

Pada 20 Februari 2026, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota kepada media di Tanah Air mengonfirmasi mengimpor 105.000 mobil dari perusahaan India.

Pengadaan tersebut melibatkan dua merek otomotif ternama asal India yaitu Mahindra & Mahindra (Mahindra) dan Tata Motors.

Ratusan ribu kendaraan itu terdiri atas 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari M&M; 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

(thr/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food