Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggandeng Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) untuk mencegah peredaran senjata api (senpi) ilegal.
Dalam pertemuan dengan pengurus Perbakin Sumsel, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho mengatakan saat ini masih marak peredaran dan penyalahgunaan senpi ilegal yang kerap digunakan dalam aksi kriminal di Indonesia.
Sandi menegaskan pengawasan terhadap kepemilikan dan penggunaan senpi oleh masyarakat sipil harus dilakukan secara ketat untuk mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat mengancam keamanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengawasan kepemilikan dan penggunaan senjata api harus tetap dilakukan secara ketat. Pencegahan harus selalu diutamakan agar keamanan masyarakat tetap terjaga," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3).
Ia mengatakan peredaran senpi ilegal baik senjata rakitan maupun airsoft gun yang dimodifikasi menyerupai senpi merupakan ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karenanya, ia memerintahkan agar dilakukan evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) penggunaan senpi secara berkala. Selain itu, Sandi meminta agar pengawasan terhadap kepemilikan senpi oleh masyarakat terus diperkuat.
"Hal ini penting untuk memastikan seluruh kepemilikan senjata api berada dalam pengawasan yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tuturnya.
(tfq/ugo)

3 hours ago
5














































