Buat Barikade, Kapolsek di Lampung Ditabrak Mobil Pengedar Narkoba

18 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil patroli polisi ditabrak kendaraan yang diduga milik jaringan narkoba saat proses pengadangan di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Akibat insiden itu, Kapolsek Baradatu AKP Sunaryo terpental sekitar satu meter.

Peristiwa tersebut terjadi saat personel Polres Way Kanan ingin menghentikan kendaraan Daihatsu Terios warna hitam yang diduga terkait kasus peredaran narkotika.

Dalam video yang beredar, penangkapan berjalan dramatis saat mobil terduga pelaku nekat menerobos barikade polisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto mengatakan pengadangan dilakukan setelah Satresnarkoba Polres Way Kanan meminta bantuan Polsek Baradatu untuk menghentikan kendaraan yang dicurigai membawa terduga pelaku narkoba.

"Mobil patroli diposisikan melintang di Jalan Lintas Sumatera, tepat di depan Mapolsek Baradatu. Namun kendaraan tersebut tetap menerobos dan menabrak bagian belakang mobil patroli," kata Didik saat rilis kasus di Mapolres Way Kanan, Minggu (6/6), dikutip dari detikSumbagsel.

Saat kejadian, AKP Sunaryo berada di samping kendaraan patroli. Benturan keras membuat mobil polisi terdorong hingga kapolsek ikut terpental sekitar satu meter.

Meski berhasil melarikan diri, pelaku meninggalkan kendaraan yang digunakan. Polisi kemudian mengamankan Daihatsu Terios tersebut sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Didik menegaskan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba di wilayah hukum Polres Way Kanan.

"Ini merupakan komitmen kami dalam mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolda Lampung untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Didik menjelaskan upaya penangkapan terhadap pemilik mobil Terios tersebut hasil dari pengembangan 3 pelaku lainnya yang telah ditangkap.

"Benar, itu pengembangan. Ada 3 orang yang terlebih dahulu kami amankan," tandasnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(fra/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food