Selular.ID – Bank Mandiri melaporkan pertumbuhan signifikan transaksi Mandiri Kartu Kredit sebesar 24,3% secara tahunan (year on year/YoY) hingga Maret 2026, seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat pada periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Lonjakan ini terjadi di tengah momentum musiman kuartal I-2026 yang juga mencakup perayaan Imlek dan Nyepi.
Berdasarkan analisis internal melalui Mandiri Spending Index (MSI), aktivitas belanja masyarakat menunjukkan akselerasi yang konsisten sepanjang periode tersebut.
MSI mencatat pertumbuhan 2,9% dibandingkan periode pra-Ramadan, sedikit lebih tinggi dari rata-rata historis sebesar 2,8% pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya.
Data ini mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga menjelang akhir kuartal pertama 2026.
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut tidak terlepas dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan momentum musiman melalui penguatan layanan di berbagai kanal.
“Bank Mandiri terus memperkuat sinergi ekosistem pembayaran untuk menangkap peningkatan aktivitas transaksi nasabah,” ujar Saptari dalam keterangan resmi, Rabu (22/4).
Memasuki detail kinerja, selain pertumbuhan frekuensi transaksi sebesar 24,3% YoY, nilai transaksi Mandiri Kartu Kredit juga meningkat 21,3% YoY.
Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan penggunaan kartu kredit baik dari sisi volume maupun nilai transaksi, yang didorong oleh kebutuhan konsumsi selama periode hari besar keagamaan.
Bank Mandiri memanfaatkan integrasi kanal fisik dan digital untuk memperluas akses layanan.
Pada sisi digital, perusahaan mendorong penggunaan fitur virtual card, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi tanpa kartu fisik.
Fitur ini mendukung berbagai metode pembayaran, termasuk QRIS, penarikan dana tunai, hingga transaksi di platform e-commerce.
Selain itu, inovasi Tap to Pay pada aplikasi Livin’ by Mandiri turut diperkenalkan sebagai bagian dari peningkatan pengalaman transaksi.
Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan mendekatkan ponsel Android ke mesin EDC (electronic data capture), tanpa perlu kartu fisik atau input tambahan.
Pendekatan ini mengarah pada transaksi yang lebih seamless atau minim hambatan dalam proses pembayaran.
Dari sisi perilaku konsumsi, transaksi online Mandiri Kartu Kredit didominasi oleh kategori e-commerce, travel, dan elektronik.
Sementara itu, transaksi offline masih ditopang oleh sektor ritel seperti department store, restoran, dan supermarket. Pola ini menunjukkan kombinasi antara pertumbuhan belanja digital dan tetap kuatnya aktivitas konsumsi di kanal fisik.
Seiring meningkatnya penggunaan, jumlah kartu kredit yang beredar juga bertambah.
Bank Mandiri menyebut pertumbuhan ini didorong oleh kemudahan proses pengajuan melalui berbagai kanal, baik digital maupun non-digital. Strategi akuisisi nasabah yang lebih luas menjadi salah satu faktor yang memperkuat basis pengguna.
Untuk memperkaya proposisi nilai, Bank Mandiri juga mengembangkan kartu kredit berbasis kolaborasi. Salah satunya adalah co-brand dengan Marriott Bonvoy yang menawarkan keuntungan di jaringan hotel global.
Selain itu, kolaborasi dengan Traveloka menghadirkan manfaat seperti bonus poin hingga 500 ribu Traveloka Poin dan peningkatan status keanggotaan.
Langkah ini menunjukkan strategi Bank Mandiri dalam memperluas ekosistem pembayaran sekaligus meningkatkan loyalitas nasabah melalui integrasi layanan lintas industri.
Kolaborasi dengan platform digital dan sektor hospitality menjadi bagian dari pendekatan untuk menjangkau kebutuhan gaya hidup pengguna yang semakin beragam.
Ke depan, Bank Mandiri menyatakan akan terus memperkuat kapabilitas digital dan ekosistem pembayaran terintegrasi.
Upaya ini diarahkan untuk menjaga relevansi layanan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan transaksi digital.
Melalui penguatan tersebut, Bank Mandiri menargetkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis ritel secara berkelanjutan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap solusi pembayaran yang fleksibel dan efisien.
Baca Juga: PosIND dan Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Layanan Digital


















































