Banjir Rendam Tujuh Desa di Tigaraksa, Ribuan Warga Terdampak

4 hours ago 2

Tangerang, CNN Indonesia --

Banjir dengan ketinggian 30 sentimeter hingga 1,5 meter merendam tujuh desa di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (6/4) sore.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cimanceuri setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa ini berdampak pada ribuan warga.

Salah satu titik banjir berada di Perumahan Mustika Tigaraksa. Di lokasi ini, sekitar 150 rumah warga terendam air. Banjir yang mulai terjadi sejak Minggu tersebut hingga Senin malam belum juga surut, dengan ketinggian air berkisar antara 30 sentimeter hingga 1 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain melumpuhkan aktivitas warga, banjir juga menyebabkan kerusakan harta benda. Kondisi ini dipicu jebolnya tanggul anak Sungai Cimanceuri yang membuat air meluap ke permukiman.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan berdasarkan pendataan sementara, banjir merendam tujuh desa, yakni Desa Margasari, Matagara, Pasir Nangka, Cisereh, Pematang, Pasir Bolang, serta Kelurahan Kadu Agung.

"Sebanyak 512 rumah yang dihuni 1.675 warga terdampak banjir. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat maupun tempat ibadah," ujar Cucu.

Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti BPBD dan dinas sosial, untuk menyalurkan bantuan logistik serta menyediakan perahu karet guna menunjang mobilitas warga.

Cucu menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan Sungai Cimanceuri dan sejumlah anak sungainya, ditambah kiriman air dari wilayah Bogor serta tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai 40 hingga 150 sentimeter.

"Sebagai langkah penanganan awal, tanggul yang jebol telah diperbaiki sementara menggunakan karung pasir. Pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan tanggul permanen melalui anggaran perubahan," ujarnya.

Selain itu, dapur umum mulai disiapkan di beberapa lokasi terdampak untuk memenuhi kebutuhan warga jika banjir berlangsung lebih dari dua hingga tiga hari.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana melakukan perbaikan tanggul di kawasan Mustika Tigaraksa serta normalisasi Sungai Cimanceuri guna mencegah banjir serupa terulang.

(fra/dod/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Global Food