Asus Bidik Posisi Puncak Laptop Bisnis Indonesia di 2027

2 hours ago 2

Selular.ID – Asus Indonesia mempertegas ambisinya di pasar laptop bisnis Indonesia dengan menargetkan posisi nomor satu di segmen komersial pada 2027.

Strategi tersebut disampaikan Muhammad Firman, Head of Commercial Public Relations ASUS Business Indonesia, bersamaan dengan peluncuran lini laptop bisnis terbaru yang diklaim sebagai produk flagship untuk kebutuhan enterprise dan B2B.

Firman, mengatakan perusahaan kini menaruh fokus besar pada penguatan portofolio laptop bisnis untuk menghadapi persaingan dengan vendor lain di pasar komersial.

Menurutnya, Asus ingin menunjukkan bahwa perangkat bisnis terbaru yang diperkenalkan tahun ini mampu bersaing bahkan melampaui kompetitor di kelasnya.

“Tahun ini kita fokus di segmen komersial B2B. Hari ini kita meluncurkan produk terbaru kita yaitu flagship of the industry karena ini merupakan laptop terbaik di industri bisnis B2B dibandingkan kompetitornya,” ujar Firman, kepada Selular di Sela-sela peluncuran, di Jakarta (07/05/26)

Ia menjelaskan peluncuran tersebut bukan sekadar memperkenalkan perangkat baru, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan Asus di pasar bisnis.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Asus ingin memperlihatkan kepada pelanggan korporasi dan mitra industri bahwa lini laptop bisnis Asus kini memiliki daya saing yang lebih kuat, baik dari sisi performa, fitur enterprise, maupun dukungan solusi bisnis.

“Asus ingin menunjukan bahwa Asus punya laptop bisnis yang flagship, dan bisa jauh lebih baik dibandingkan dengan yang ditawarkan kompetitor,” lanjut Firman.

Pernyataan itu mencerminkan perubahan fokus Asus yang selama ini lebih dikenal kuat di segmen consumer dan gaming laptop.

Dalam beberapa tahun terakhir, Asus berhasil membangun dominasi di pasar gaming melalui lini Republic of Gamers (ROG) dan TUF Gaming, termasuk dukungan teknologi dari NVIDIA dan ekosistem Windows milik Microsoft.

Firman juga menyinggung data yang sebelumnya dipresentasikan Asus bersama Microsoft dan NVIDIA terkait pangsa pasar laptop gaming perusahaan sejak 2013.

Namun berbeda dengan segmen gaming, posisi Asus di pasar laptop bisnis Indonesia masih berada di bawah beberapa pemain utama industri.

“Untuk laptop bisnis di Indonesia memang sampai akhir 2025 kemarin kita masih di posisi nomor empat di pasaran Indonesia.

Kita belum nomor satu, tetapi jaraknya dengan dua besar laptop bisnis Indonesia sudah sangat dekat,” katanya.

Meski belum masuk posisi teratas, Asus optimistis tren pertumbuhan di segmen B2B akan meningkat seiring ekspansi solusi komersial yang mereka siapkan.

Asua menilai kebutuhan perangkat kerja saat ini tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi hardware, tetapi juga integrasi keamanan, produktivitas berbasis AI, efisiensi daya, dan dukungan layanan untuk perusahaan.

Pasar laptop bisnis Indonesia sendiri mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi digital di sektor pemerintahan, pendidikan, hingga korporasi mendorong peningkatan permintaan perangkat komputasi yang lebih aman dan stabil untuk kebutuhan kerja hybrid maupun mobilitas tinggi.

Di saat yang sama, persaingan vendor PC global di segmen enterprise juga semakin ketat.

Produsen perangkat kini berlomba menghadirkan laptop dengan dukungan AI PC, fitur keamanan berbasis hardware, serta optimasi performa untuk aplikasi produktivitas dan kolaborasi digital.

Asus melihat momentum tersebut sebagai peluang untuk memperluas penetrasi bisnis di luar pasar consumer.

Strategi perusahaan mencakup penguatan lini produk komersial, perluasan layanan purnajual, hingga pendekatan solusi terintegrasi untuk pelanggan enterprise dan institusi.

Firman menegaskan Asus memiliki target jangka menengah untuk memperkuat posisi di pasar komersial nasional.

“Di tahun 2027 mendatang kita target nomor satu di Indonesia untuk segmen komersial,” ujarnya.

Baca Juga:Asus Akui Dominasi Pasar Laptop Selama 13 Tahun

Target tersebut menunjukkan upaya Asus untuk memperbesar kontribusi bisnis enterprise terhadap pertumbuhan perusahaan di Indonesia, sekaligus memperluas identitas brand yang selama ini identik dengan perangkat gaming dan consumer PC.

Read Entire Article
Global Food