Apple Siapkan Model AI Khusus untuk Apple Intelligence di China

7 hours ago 10

Selular.ID – Apple dilaporkan telah mengembangkan dan melatih model bahasa besar (LLM) khusus untuk pasar China sebagai bagian dari persiapan peluncuran Apple Intelligence di negara tersebut.

Model yang dikembangkan Apple dengan dukungan Alibaba ini menjadi perubahan pendekatan setelah sebelumnya perusahaan mengandalkan model AI dari mitra lokal untuk memenuhi kebutuhan teknologi dan regulasi China.

Layanan Apple Intelligence sendiri telah memperoleh registrasi dari regulator siber China pada Juli 2026, tetapi Apple belum mengumumkan tanggal peluncuran komersialnya.

Menurut laporan Reuters pada 14 Agustus 2026, Apple mengembangkan model AI proprietary yang disesuaikan untuk pengguna China dengan bantuan Alibaba selama proses pelatihan.

Model tersebut akan menjadi bagian dari strategi Apple untuk menghadirkan Apple Intelligence di pasar China, bersama teknologi dari Alibaba dan Baidu.

Langkah ini penting karena Apple Intelligence yang diperkenalkan Apple pada 2024 belum tersedia bagi perangkat yang dibeli di China daratan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Apple sebelumnya menyatakan bahwa fitur Apple Intelligence dan Siri AI generasi baru belum tersedia di China karena perusahaan masih memenuhi persyaratan regulasi setempat.

Model Apple Disiapkan Khusus untuk China

Pengembangan model AI sendiri menunjukkan perubahan strategi Apple dalam menghadapi karakteristik pasar China.

Sebelumnya, perusahaan mengandalkan teknologi AI dari perusahaan lokal untuk menyediakan kemampuan generatif AI yang sesuai dengan persyaratan di negara tersebut.

Reuters melaporkan Apple kini telah mengembangkan model proprietary untuk pasar China dengan dukungan Alibaba. Peran Alibaba mencakup dukungan dalam proses pelatihan model tersebut.

Detail mengenai arsitektur, jumlah parameter, kemampuan teknis, maupun nama model belum diumumkan Apple secara resmi.

Karena itu, belum ada informasi resmi yang menunjukkan apakah model khusus China tersebut akan menggantikan seluruh teknologi AI dari mitra lokal atau bekerja berdampingan dengan model lain.

Reuters menyebut Apple Intelligence versi China akan mencakup model milik Apple sendiri dan Qwen dari Alibaba, dengan kemungkinan integrasi teknologi Baidu.

Alibaba sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa model Qwen akan diintegrasikan ke dalam pengalaman Apple Intelligence untuk pengguna China.

Integrasi tersebut mencakup iOS, iPadOS, macOS, dan visionOS, serta kemampuan pemahaman dan generasi teks maupun gambar.

Baidu juga mengonfirmasi telah bekerja sama dengan Apple untuk mengembangkan fitur Apple Intelligence bagi pengguna di China.

Namun, Apple belum menjelaskan secara rinci pembagian fungsi antara model Apple, Qwen, dan teknologi Baidu dalam layanan yang akan diluncurkan.

Regulasi Menjadi Kunci Peluncuran

China menerapkan mekanisme registrasi untuk model bahasa besar dan layanan AI generatif sebelum layanan tersebut tersedia untuk publik.

Pada 15 Juli 2026, regulator siber China atau Cyberspace Administration of China (CAC) mengumumkan bahwa layanan AI generatif Apple Intelligence telah terdaftar untuk digunakan di China.

Registrasi tersebut membuka jalan bagi Apple untuk membawa Apple Intelligence ke pasar China setelah layanan tersebut tertahan sejak pertama kali diperkenalkan.

Apple Intelligence versi global mencakup berbagai fitur seperti Writing Tools, pembuatan gambar, rangkuman notifikasi, Genmoji, serta kemampuan Siri yang diperluas.

Apple sebelumnya mengumumkan generasi terbaru Apple Intelligence pada Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026.

Sistem tersebut menggunakan generasi ketiga Apple Foundation Models, yang terdiri dari model untuk pemrosesan di perangkat dan model server yang berjalan melalui Private Cloud Compute.

Apple menjelaskan bahwa Apple Foundation Models generasi ketiga dikembangkan dengan arsitektur yang mengutamakan privasi.

Model tersebut digunakan untuk mendukung pengalaman seperti Siri AI dan berbagai fitur kecerdasan yang terintegrasi ke dalam sistem operasi Apple.

Namun, Apple juga menegaskan bahwa ketersediaan Apple Intelligence dapat berbeda berdasarkan bahasa, perangkat, dan wilayah.

Dalam informasi dukungan resminya, Apple menyatakan perangkat yang dibeli di China daratan saat ini belum dapat menggunakan Apple Intelligence.

Perangkat kompatibel yang dibeli di luar China juga belum dapat menggunakan fitur tersebut ketika pengguna berada di China daratan dan akun Apple mereka menggunakan wilayah China daratan.

Apple Tetap Mengandalkan Mitra Lokal

Kehadiran model khusus Apple tidak berarti perusahaan sepenuhnya meninggalkan mitra teknologi China.

Sebaliknya, laporan mengenai persiapan Apple Intelligence menunjukkan pendekatan multi-model yang menggabungkan teknologi internal Apple dengan model dan layanan dari perusahaan lokal.

Alibaba menjadi salah satu mitra utama melalui Qwen. Model tersebut akan digunakan dalam Apple Intelligence di sejumlah sistem operasi Apple untuk pengguna China.

Qwen merupakan keluarga model AI yang dikembangkan Alibaba dan mendukung pemrosesan bahasa serta kemampuan multimodal, termasuk pemahaman dan pembuatan konten.

Baidu juga berperan dalam pengembangan fitur Apple Intelligence untuk pengguna China. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa teknologi dari Baidu dan Alibaba akan menjadi bagian dari Apple Intelligence versi China.

Pendekatan tersebut berbeda dari arsitektur Apple Intelligence di pasar lain.

Untuk generasi terbaru Apple Intelligence, Apple menggunakan Apple Foundation Models sendiri, sementara Private Cloud Compute menangani sejumlah permintaan yang membutuhkan model server.

Apple juga menggunakan model Gemini dari Google dalam pengembangan generasi ketiga Apple Foundation Models.

Di China, kombinasi model internal dan teknologi perusahaan lokal diperlukan agar layanan dapat memenuhi ketentuan setempat sekaligus menyediakan fungsi AI yang sesuai untuk pengguna China.

Mengejar Ketertinggalan AI di Pasar China

Apple Intelligence pertama kali diperkenalkan pada 2024, tetapi pengguna iPhone di China belum memperoleh akses terhadap rangkaian fitur tersebut.

Penundaan terjadi ketika Apple harus menyesuaikan teknologi dengan persyaratan regulasi dan mencari mitra lokal untuk pengembangan serta penyediaan layanan AI.

Situasi tersebut berlangsung ketika sejumlah produsen smartphone China seperti Huawei, Xiaomi, Oppo, vivo, dan ZTE telah mengembangkan fitur AI pada perangkat mereka.

China juga telah menyetujui sejumlah layanan AI generatif dari produsen smartphone lokal, bersamaan dengan Apple dan Samsung.

Data industri yang dikutip Reuters menunjukkan pengiriman iPhone di China meningkat 24,4 persen secara tahunan pada kuartal kedua 2026.

Apple menjadi salah satu produsen smartphone dengan pertumbuhan pengiriman yang kuat pada periode tersebut.

Bagi Apple, penyediaan Apple Intelligence di China juga berlangsung ketika perusahaan tengah memperluas kemampuan AI generasi berikutnya secara global.

Pada WWDC 2026, Apple memperkenalkan Siri AI dengan kemampuan memahami konteks personal, kesadaran terhadap konten di layar, serta kemampuan menjalankan tindakan melalui aplikasi.

Namun, Apple menyatakan Siri AI dan fitur Apple Intelligence generasi baru belum tersedia di China selama proses pemenuhan persyaratan regulasi.

Hingga 16 Agustus 2026, Apple belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran Apple Intelligence di China.

Registrasi oleh CAC telah menghilangkan salah satu hambatan regulasi utama, sementara pengembangan model khusus bersama Alibaba menunjukkan bahwa Apple menyiapkan arsitektur yang disesuaikan dengan pasar tersebut.

Untuk pengguna China, implementasi akhirnya akan menentukan fitur Apple Intelligence mana yang tersedia serta bagaimana model Apple, Qwen dari Alibaba, dan teknologi Baidu bekerja di dalam perangkat dan layanan Apple.

Apple belum memberikan rincian teknis mengenai pembagian tugas ketiga teknologi tersebut maupun jadwal distribusi finalnya.

Baca Juga: CXMT Tolak Permintaan Diskon DRAM Apple untuk Pasokan iPhone 18

Read Entire Article
Global Food