Harga Hp Sharp Dipastikan Naik

7 hours ago 2

Selular.ID – PT Sharp Electronics Indonesia menyatakan kenaikan harga komponen memori berdampak langsung pada harga jual hp, terutama di segmen menengah hingga menengah atas.

Hal ini disampaikan oleh Ardy, Smartphone Product Marketing Head Divison PT Sharp Electronics Indonesia dalam Bincang Esklusif kepada Selular, baru-baru ini di Jakarta.

Menurut Ardy, lonjakan biaya memori menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penyesuaian harga di pasar.

Ardy tidak memungkiri, kenaikan harga memori lebih terasa pada perangkat smartphone dibandingkan produk lain seperti televisi.

Hal ini disebabkan kebutuhan kapasitas memori pada smartphone jauh lebih besar, baik untuk RAM maupun penyimpanan internal, yang kini sudah berada pada skala gigabyte tinggi.

“Yang berimpact akibat memori itu smartphone. Karena konsumsi memori besar-besar, ukurannya gigabyte,” ujar Ardy.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berbeda dengan produk seperti LED TV yang juga diproduksi oleh PT Sharp Electronics Indonesia.

Pada kategori televisi, penggunaan memori relatif kecil, umumnya hanya sekitar 2GB, sehingga kenaikan harga komponen tidak memberikan dampak signifikan terhadap harga jual produk secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Ardy menjelaskan bahwa kenaikan biaya memori bukan berasal dari kebijakan internal perusahaan atau prinsipal global semata, melainkan dipengaruhi oleh kondisi pasar komponen global.

Dalam industri semikonduktor, harga memori seperti DRAM dan NAND flash sangat bergantung pada permintaan dan pasokan global, termasuk dari sektor lain seperti pusat data dan perangkat komputasi.

Dampak dari kondisi ini membuat produsen smartphone, termasuk PT Sharp Electronics Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara harga dan spesifikasi.

Di satu sisi, konsumen menginginkan kapasitas memori yang lebih besar untuk mendukung aplikasi modern, sementara di sisi lain biaya produksi meningkat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan mengedepankan pendekatan edukasi pasar.

Ardy menyebutkan bahwa produsen perlu memberikan pemahaman kepada konsumen mengenai faktor-faktor yang memengaruhi harga perangkat. Edukasi ini diharapkan dapat membantu pasar menerima perubahan harga yang terjadi akibat dinamika industri komponen.

Selain itu, strategi lain yang dilakukan adalah menawarkan nilai tambah di luar aspek harga. “

Kalau dari sisi harga, sulit bertahan dengan yang ada. Kami berharap konsumen mau menerima dengan benefit lain di luar harga,” kata Ardy.

Nilai tambah tersebut dapat berupa peningkatan fitur, layanan purna jual, atau pengalaman penggunaan yang lebih baik.

Dalam konteks industri yang lebih luas, tren peningkatan kapasitas memori pada smartphone memang terus berlangsung.

Aplikasi yang semakin kompleks, kebutuhan multitasking, serta adopsi teknologi seperti kecerdasan buatan di perangkat (on-device AI) mendorong kebutuhan RAM dan penyimpanan yang lebih besar. Hal ini secara langsung meningkatkan ketergantungan produsen pada pasokan memori global.

Di sisi lain, volatilitas harga komponen menjadi tantangan yang tidak hanya dihadapi oleh satu merek, tetapi oleh seluruh industri smartphone.

Produsen harus menyesuaikan strategi produk dan harga agar tetap kompetitif, sekaligus menjaga margin bisnis di tengah fluktuasi biaya produksi.

Pernyataan dari PT Sharp Electronics Indonesia ini mencerminkan kondisi pasar yang lebih luas, di mana faktor eksternal seperti harga komponen memegang peranan penting dalam menentukan harga akhir perangkat.

Baca Juga:Sharp: Smartphone Strategi Jangka Panjang di Indonesia

Pendekatan edukasi konsumen dan penambahan nilai produk menjadi langkah yang diambil untuk menjaga daya saing di tengah perubahan tersebut.

Read Entire Article
Global Food